Indonetwork.co.id (Surakarta) – Guna mensukseskan BISMA (Bekraf Information System in Mobile Application) di Surakarta, Bekraf menggelar sejumlah kegiatan. Salah satu tujuannya adalah untuk menjaring dan menjadi langkah awal kolaborasi antar pelaku ekonomi kreatif yang diwadahi oleh Bekraf.

Kegiatan berupa seminar tersebut diisi oleh narasumber yang memberikan insight dan transfer knowledge dari para pelaku yang telah memiliki reputasi di bidangnya seperti Trisnia Anchali Kardia (LINE), Ali Nasrulloh (Indonesia Fashion Chamber), Sylvie Arizkiany Salim (KOPIKKON), Adrian Ishak (Chef Molecular Gastronomy Indonesia, Namaaz Dining), Firstman Marpaung (Aksi Nusantara), Prima Arya (Scoido) dan Mohamad Iqbal (BANDROS.CO.ID).

Baca juga: Majukan Usaha Kreatif, Bekraf Kembangkan Bisma di Surakarta

“Kegiatan sosialisasi bermetode experiental ini akan memberikan pengalaman langsung lewat Masterclass sekaligus menjadi wadah networking dan berkolaborasi bagi para pelaku ekonomi kreatif yang hadir,” jelas Wawan Rusiawan, Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif.

Pembicara kunci sekaligus pembuka kegiatan ini adalah Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo, Wali Kota Surakarta, dengan tema Inovasi sebagai Penggerak dalam Peningkatan Ekonomi Kreatif, yang akan memberikan wawasan tentang bagaimana pelaku kreatif dapat memanfaatkan teknologi terkini dalam berinovasi dan mendorong perkembangan ekonomi kreatif Indonesia.

Hadirkan Sejumlah Pembicara Ternama
Para pembicara dalam sesi panel pertama adalah Dr. Ir. Wawan Rusiawan, M.M (Direktur Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif), Adrian Ishak (Chef Molecular Gastronomy Indonesia, Namaaz Dining), Ali Nasrulloh (Indonesia Fashion Chamber), Sylvie Arizkiany Salim (KOPIKKON) dan Viriega Fauzia (Localdesignstudio-Sarirajut, Orbit).

Sesi Panel kedua yang membicarakan tentang kreativitas dan kolaborasi online akan diisi oleh Maman Rahmawan, S.ST., M.Si (Kasubdit Informasi dan Pengolahan Data) yang akan mensosialisasikan BISMA, Trisnia Anchali Kardia (LINE) yang membahas tentang Berbisnis di Sosial Media LINE dan dilanjutkan oleh Firstman Marpaung (Aksi Nusantara) dengan materi Online Academy dan Kolaborasi Online Challenge.

Acara dilanjutkan dengan pengarahan peserta untuk mengikuti salah satu dari 3 (tiga) Masterclass dibidang Kuliner & Desain Produk yang berisi demo Molecular Gastronomy dan sharing kisah sukses dari Adrian Ishak (Chef Molecular Gastronomy Indonesia, Namaaz Dining) dan Viriega Fauzia (Localdesignstudio-Sarirajut,Orbit).

Baca juga: Kemendag Bahas Daya Saing Produk Pertanian di Pasar Global

Selain itu, menggelar pula Masterclass dibidang Fashion dan Kriya dengan pembahasan Indonesia Trend Forecasting dari Ali Nasrulloh (Indonesia Fashion Chamber) dan paparan kegiatan Inovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON) oleh Sylvie Arizkiany Salim (KOPIKKON); atau Masterclass dibidang Aplikasi & Game Developer dengan penjelasan Dropship Management dari Mohamad Iqbal (BANDROS.CO.ID) dan Sales Funnel dari Prima Arya (Scoido).

Acara ini merupakan wadah pelaku kreatif untuk bisa berinteraksi dengan Bekraf melalui sesi konsultasi one-on-one dengan masing-masing kedeputian Bekraf yang diisi oleh Dr. Ing. Abdur Rohim Boy Berawi, M.Sc (Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Ekonomi Kreatif), Fadjar Hutomo, ST., M.MT., CFP (Deputi Akses Permodalan), Dr. Ir.Hari Santoso Sungkari, M.H (Deputi Infrastruktur), dan Josua Puji Mulia Simanjuntak, M.A (RCA), MA (Mkt) (Deputi Pemasaran).

Deputi Bekraf lain yang juga mengisi sesi konsulasti diantaranya adalah Ari Juliano Gema, SH (Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi), Endah Wahyu Sulistianti, S.T., MFA (Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah). Tak kalah menarik dari kegiatan ini adalah pameran brand produk kreatif dari para pelaku ekonomi kreatif yang terseleksi.

Dedy Mulyadi