Kurangnya terorganisir adalah salah satu penyakit yang lazim menjangkiti banyak bisnis, tidak peduli besar ukuran dan jenis usahanya. Banyak bisnis yang terpaksa mengalami penurunan keuntungan atau bahkan bangkrut karena tidak disiplin dalam manajemen usahanya.

Anda harus pandai mengatur hal-hal yang membutuhkan perhatian lebih karena hal tersebut mengindikasikan kecakapan Anda dalam berbisnis.

Berikut ini adalah lima elemen bisnis yang harus teroganisir agar bisnis bisa teratur

elemen bisnis

Baca juga: Tips ampuh menindaklanjuti komunikasi bisnis dengan klien Anda

Berkas dan surat-surat (Paperwork)

Tidak peduli apapun jenis usaha dan di manapun lokasinya, setiap bisnis pasti berhadapan dengan berkas dokumen dan surat-surat.

Kertas tersebut bisa saja berupa dokumen pencatatan penjualan, berkas informasi pribadi dan karyawan, berkas yang menyangkut legalitas usaha ataupun kontrak dengan rekanan.

Penting untuk menyimpan seluruh paperwork Anda dalam satu tempat secara terpadu, dengan syarat mudah di buka ketika di butuhkan. Anda tentunya tidak ingin membuang waktu percuma hanya gara-gara mencari berkas yang terselip entah di mana.

Informasi yang berkaitan dengan pajak

Era Presiden Joko Widodo menandai keseriusan pemerintah untuk menjalankan wajib pajak, baik perorangan maupun perusahaan. Pajak adalah beban besar bagi siapapun, namun tidak bisa di elakkan.

Seperti ada ungkapan,  “tax is a necessary evil.” (“Pajak adalah kejahatan yang di perlukan.”)

Jika Anda tidak pandai mengatur pencatatan aset, penjualan, beban dan berkas pajak Anda, maka bisnis akan berada dalam bahaya besar. Anda dapat memanfaatkan jasa konsultan atau belajar dari internet mengenai cara mengatur hal-hal yang berkaitan dengan pajak.

Catatan klien

Ketika berhubungan dengan klien atau rekanan bisnis, ada banyak berkas yang harus Anda jaga karena menyangkut dengan nilai finansial. Berkas yang di maksud adalah kontrak bisnis, sampel portofolio kerja mereka, ataupun catatan pada saat bertemu dengan mereka.

Buatlah sebuah sistem untuk mengatur catatan klien yang dapat di akses kapanpun dan di manapun. Buat juga salinan elektronik dari berkas tersebut jika sewaktu-waktu hal-hal yang tidak di inginkan terjadi. Buat fotokopi kertasnya. Terlihat sepele memang, tapi kebanyakan pebisnis masih mengabaikannya.

Jadwal Anda

Kesuksesan bisnis bergantung pada cara dan efektivitas si pengusaha dalam menghabiskan waktunya setiap hari. Anda tidak boleh serta merta melakukan pekerjaan tanpa perencanaan. Hari-hari Anda harus di rencanakan secara matang demi memaksimalkan potensi produkvitasnya.

Bukan berarti Anda bisa mengelak dari jadwal, namun jika semua sudah terencana, Anda dapat menakar tanggung jawab apa yang harus di lakoni. Anda pun akan merasakan kepuasan besar karena bisa menyelesaikan semua tugas berdasarkan catatan.

Ada banyak aplikasi penjadwalan baik di dekstop maupun perangkat ponsel yang dapat Anda manfaatkan. Atau jika memang butuh sesuatu yang lebih, gunakan perangkat lunak khusus untuk mengatur, mencatat, dan memberitahukan jadwal dan tingkat produkvitas Anda secara terperinci.

Promosi dan penjualan

Inilah elemen bisnis terakhir yang harus terorganisir jika ingin usaha Anda berkembang pesat. Jika penjualan dan promosi produk atau jasa Anda tidak terencana dengan baik, maka usaha yang di jalankan hanya akan bersifat musiman dan rentan mengalami pasang surut.

Usaha sukses adalah usaha yang promosi dan penjualannya sudah terencana jauh-jauh hari. Mereka memahami cara apa yang harus di tempuh untuk mendatangkan uang secara rutin dan teratur.