Category

Panduan

Category

Ini Dia, Empat Fokus Utama Kominfo di Tahun 2019

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan, tahun 2019 kementerian yang dipimpinnya akan fokus dalam empat program di bidang komunikasi dan informatika. “Pertama, menyelesaikan Palapa Ring tahun ini. Wilayah Barat dan Tengah sudah selesai, selanjutnya akan terintegrasi wilayah Timur. Targetnya 2019 pertengahan tahun,” kata Rudiantara di sela kunjungan kerja ke Morotai, Maluku Utara. Menurut Menteri Kominfo, pembangunan Palapa Ring merupakan upaya untuk pemerataan akses telekomunikasi di seluruh Indonesia. “Ini menunjukkan saling komplimen (melengkapi) antara operator dengan BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi). Operator kebanyakan fokus pada daerah yang feasible secara bisnis, sedangkan BAKTI fokus pada daerah yang tidak feasible secara bisnis,” ujar Rudiantara. Baca juga: Ini Dia, Reformasi Yang Dilakukan Kemenkop UKM di 2019 Menteri Kominfo menyatakan, jaringan akses telekomunikasi dan internet harus merata di seluruh Indonesia. Adapun pemanfaatan utamanya untuk sektor pendidikan, kesehatan dan pertahanan. Adapun fokus kedua Kementerian Kominfo menurut Rudiantara adalah membangun satelit sendiri agar seluruh…

Kemenperin Libatkan Perguruan Tinggi Tumbuhkan Wirausaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kementerian Perindustrian semakin gencar mendorong tumbuhnya wirausaha industri baru, untuk ikut berperan penting dalam menggerakkan roda perekonomian nasional. Sasaran ini perlu didukung dari keterlibatan perguruan tinggi dengan membuat kursus pendek atau lokakarya mengenai kewirausahaan. “Hal ini sejalan dengan program prioritas pemerintah pada tahun depan, yang akan fokus membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas secara masif,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (Rakernas HIPMI PT) Tahun 2018 di Jakarta. Baca juga: Kemenperin Sarankan Pelaku Usaha Perhatikan Desain Kemasan Menperin menjelaskan, modal besar Indonesia saat ini dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, yaitu jumlah SDM. Terlebih lagi dengan adanya bonus demografi atau dominasi penduduk berusia produktif, yang potensinya akan dinikmati hingga tahun 2030. “Berdasarkan pengalaman seperti Jepang, China Singapura dan Thailand, saat mereka mengalami bonus demografi, pertumbuhan ekonominya sangat tinggi. Oleh karenanya, kita perlu mengambil peluang itu melalui peran generasi muda…

Kemenperin Sarankan Pelaku Usaha Perhatikan Desain Kemasan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Industri kecil dan menengah (IKM) perlu memperhatikan desain kemasan dan merek produknya yang lebih menarik dan kekinian sehingga bisa diminati konsumen secara luas baik di pasar domestik maupun global. Langkah strategis ini juga untuk mendongkrak daya saing IKM nasional agar semakin kompetitif. “Kementerian Perindustrian terus memacu IKM supaya menerapkan standar produk serta melakukan inovasi dan kreativitas penciptaan desain-desain terbaru sehingga mampu bersaing di pasar global,” kata Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta. Baca juga: Kemenkop UKM Disarankan Lakukan Terobosan Garap UKM Guna meningkatkan nilai tambah produk IKM tersebut, sampai tahun 2017, Direktorat Jenderal IKM Kemenperin telah membantu pembuatan 6.998 desain kemasan, 7.396 desain merek dan bantuan dalam bentuk kemasan cetak kepada351 IKM. Sementara itu di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), Ditjen IKM Kemenperin juga telah membina sebanyak 1.045 orang fasilitator HKI. Gati meyakini, peningkatan daya saing produk-produk industri nasional termasuk yang diproduksi oleh IKM turut menunjukkan…

Kemenkop UKM Disarankan Lakukan Terobosan Garap UKM

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Upaya pembinaan terhadap pelaku usaha kecil terus di lakukan Kementerian Koperasi dan UKM. Wajar bila di tahun 2019, pihak Kemenkop UKM mengusulkan penambahan anggaran di tahun depan. Sejauh ini, Plt Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Rosdiana Veronica Sipayung menjelaskan, kementerian memiliki berbagai macam program untuk pengembangan UKM. Dari data yang dilansir Kemenkop UKM bersama Dinas koperasi dan UKM, pihaknya di daerah telah mengayomi sekitar 20 juta unit UKM, atau 35% dari total 56,14 juta unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Baca juga: Genjot Nilai Ekspor, Indonesia Jalin Kemitraan di Pasar Eropa Beberapa upaya yang telah dilakukan diantaranya bimbingan kepada pelaku UKM untuk dapat lebih mengenal teknologi digital, dalam hal pemberian kursus pengenalan kepada teknologi dan cara pemanfataannya. Program lainnya yaitu pendampingan dan pembiayaaan bagi pelaku UKM yang sudah memiliki kemampuan untuk berproduksi agar bisa mendaftar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan merek, sehingga produk mereka…

Perkuat Struktur Perekonomian Nasional, Industri Manufaktur Jadi Andalan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Pemerintah terus berupaya menggenjot nilai ekspor untuk memperbaiki neraca perdagangan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Dalam hal ini, industri manufaktur akan menjadi sektor yang diandalkan guna berkontribusi lebih memperkuat struktur perekonomian nasional. “Saat ini, ekspor produk industri manufakur memberikan kontribusi mencapai 72,28 persen dari total ekspor nasional,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta. Ini sekaligus menunjukkan industri manufaktur nasional sanggup berdaya saing di kancah global. Baca juga: Sektor Industri Manufaktur Diyakini Masih Mencorong di Tahun 2019 Kementerian Perindustrian mencatat, nilai ekspor produk manufaktur terus meningkat setiap tahun. Hingga Desember 2018, mampu menembus USD130,74 miliar atau naik 4,51 persen dibanding capaian tahun 2017 sebesar USD125,10 miliar. Tahun 2016 sekitar USD110,50 miliar dan tahun 2015 di angka USD108,60 miliar. Menurut Menperin, dalam upaya mendorong peningkatan ekspor dari industri manufaktur, diperlukan langkah untuk memacu investasi atau ekspansi. “Supaya bisa menggenjot kapasitas industri, dibutuhkan tambahan investasi untuk perluasan usaha,” jelasnya.…

Gandeng BTPN Bekraf Siap Tingkatkan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dalam pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan bagi pengembangan usaha pelaku ekonomi kreatif. Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo bersama Wakil Direktur Utama BTPN Ongki Wanadjati Dana menandatangani nota kesepahaman di Gedung Wisma Antara Lantai tiga. Baca juga: Kemendag Siap Promosikan Produk Indonesia di Dubai Expo Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menuturkan, penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai landasan kerjasama Bekraf dan BTPN untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia dari sisi pemberdayaan dan pendampingan untuk para pelakunya. “Kami berupaya meningkatkan kapasitas usaha pelaku ekonomi kreatif, salah satunya dengan memberikan kemudahan akses perbankan dari BTPN,” ucapnya. BTPN adalah salah satu bank di Indonesia yang turut memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). BTPN juga turut aktif memberikan pelatihan dan informasi dalam peningkatan kapasitas nasabah untuk tumbuh dan berpeluang memiliki kehidupan yang lebih baik. Baca juga: Tahun…

Ingin Berbisnis Bersama Teman, Fahami Dulu Aturan Mainnya

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Membangun bisnis tentu membutuhkan modal yang tidak sedikit, apalagi jenis usahanya yang hendak dibangun memerlukan dana yang cukup besar. Bila tidak ingin meminjam dana dari perbankan, langkah paling cermat adalah bekerjasama dengan teman. Namun perlu diketahui bahwa, menggandeng rekanan tentu membutuhkan sinergi yang kuat, tidak hanya modal kepercayaan tapi juga mesti serba terbuka dalam berbagai aspek. Dalam hal ini, Anda akan membutuhkan sejumlah persiapan yang matang, mengingat kerja sama ini akan menyatukan dua pemikiran yang berbeda dalam satu usaha. Baca juga: Berikut Ini Referensi Usaha Menggiurkan di Tahun 2019 Setiap orang akan memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap berbagai hal, termasuk juga rekan Anda sebagai mitra usaha. Pertimbangkan dengan matang sejak awal, apakah sudah benar-benar siap untuk memulai bisnis bersama dengan teman? Sejumlah persiapan yang matang akan sangat dibutuhkan di dalam sebuah usaha yang dijalankan bersama, apalagi jika Anda berdua memang baru akan memulai bisnis untuk pertama kalinya. Ini…

Berikut Ini Referensi Usaha Menggiurkan di Tahun 2019

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Tahun 2019 hanya tinggal menghitung hari. Apa rencana Anda menyusun strategi di tahun depan? Tentunya jauh sebelum melangkah, Anda telah memikirkan secara matang langkah apa yang tepat dilakukan untuk mengembangkan usaha di tahun 2019. Ya, biasanya tahun baru selalu diawali dengan berbagai macam rencana dan resolusi, tak terkecuali rencana bisnis. Tren dalam bisnis selalu berkembang dengan semua dinamikanya, pengusaha pun dituntut mampu mengimbangi setiap perubahan itu. Baca juga: Tahun Babi Bumi, Waktu Yang Tepat Untuk Memulai Usaha Menyambut tahun baru 2019, Indonetwork bakal mengulas tren bisnis apa saja yang mungkin bisa Anda jadikan referensi. Uraian ini diharapkan dapat menjadi pilihan Anda dalam memulai usaha. Untuk membantu Anda membuka usaha, ada baiknya dibutuhkan kecermatan. Tak dipungkiri bahwa, tahun 2019 dapat dijadikan sebagai momen penting yang menjanjikan untuk pengembangan usaha. Meski kenyataannya seperti itu, sebagai pengusaha seharusnya momen tersebut bukan lagi dijadikan halangan, tapi justru dijadikan peluang usaha. Dalam kondisi…

Tahun Babi Bumi, Waktu Yang Tepat Untuk Memulai Usaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Berdasarkan kalender China, tahun 2019 dikenal dengan Shio Babi Bumi, tanda zodiak China yang ke-12 dan segera mengambil alih serta menyelesaikan perputaran siklus zodiak China (12 Shio). Dalam zodiak tersebut, Babi merupakan tanda Shio yang terakhir dari siklus zodiak China dan umumnya diperintah oleh unsur elemen Air. Dikenal sebagai elemen universal Bumi yang merupakan penguasa utama tahun 2019. Menurut ramalan zodiak ini, elemen Bumi di atas unsur elemen Air untuk tahun 2019 adalah saat yang tepat untuk melakukan sesuatu. Artinya, jika ada sesuatu yang belum selesai di tahun 2018 bisa dikerjakan di tahun 2019. Tahun Babi Bumi 2019 mengajak Anda untuk kembali dan melihat apa yang telah Anda dapatkan, membuat suatu perubahan. Cobalah untuk memperbaiki tujuan dan strategi Anda agar dapat menghadapi situasi apapun. Baca juga: Hadir di ICEEI 2018, Indonetwork Ajak Pelaku Usaha Jadi Distributor Elektronik Tahun 2019 merupakan waktu yang ideal untuk berpikir dan bersiap, menghadapi beberapa…

Kemendag Ajak Generasi Muda Sumatra Barat Jadi pengusaha

Indonetwork.co.id (Padang) – Menteri Perdagangan menyampaikan, Pemerintah melalui kementerian Perdagangan akan terlibat secara langsung untuk mencetak generasi muda Sumatra Barat menjadi pengusaha. Hal ini disampaikan Mendag saat menyampaikan kuliah umum di Politeknik Negeri Padang, kemarin (13/12) di Gedung Politeknik Universitas Andalas, Sumatra Barat. Baca juga: Hadir di ICEEI 2018, Indonetwork Ajak Pelaku Usaha Jadi Distributor Elektronik Acara tersebut dihadiri Gubernur Sumatra Barat dan Ketua Umum HIPMI. Selain itu, juga dihadiri sekitar 2.500 mahasiswa. “Memasuki era revolusi industri 4.0, generasi muda jangan hanya menjadi penonton, tetapi harus terlibat dan memanfaatkan apa yang dihasilkan di era ini. Pemerintah berkomitmen untuk mendorong dan memfasilitasi agar tujuan ini dapat tercapai,” jelas Enggartiasto Lukita. Mendag juga menyampaikan, revolusi industri 5.0 yang ditandai dengan kecerdasan buatan sudah di depan mata. “Perlu ada perubahan dalam dunia usaha karena banyak terjadi perubahan dalam bidang usaha. Revolusi industri berkembang menjadi besar dan generasi muda harus bersiap,” tegasnya. Pada kesempatan itu,…