Indonetwork.co.id (Makassar)Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melalui Deputi Akses Permodalan bekerjasama dengan Unit Pengembangan Kewirausahaan dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar Bincang Ekrafpreneur yang diikuti oleh 200 orang peserta dari berbagai disiplin ilmu.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung IPTEKS, UNHAS mengangkat subsektor film, aplikasi, kriya dan kuliner.

Baca juga: Bantu Kembangkan Usaha, Bekraf Fasilitasi 100 Pelaku Ekraf di Garut

Bekraf menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Deputi Akses Permodalan Fadjar Hutomo, Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Palubuhu M.A., Division Head-Funding & Transactional Banking BNI Syariah Rima Dwi Permatasari, Owner Kebab Turki Baba Rafi Nilam Sari, CEO Kuasa Grahadea Kusuf, Filmmaker Andi Syahwal Mattuju dan Owner Indah Mutiara Lombok Indah Purwanti Ningsih.

Berbagi Kiat Sukses
Sejumlah narasumber yang dihadirkan merupakan para pelaku ekraf dari sub sektor kuliner, aplikasi, film dan kriya. Mereka banyak berbagi kiat-kiat sukses dan proses pembelajaran membangun bisnis di dunia ekonomi kreatif.

Menurut Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo, perkembangan subsektor film di Makassar cukup berkembang dilihat dari munculnya film-film konten lokal yang mengangkat kearifan lokal Makassar.

Fadjar mencontohkan bahwa, saat ini masyarakat lebih suka mengunduh film selain menonton di bioskop. Menurutnya, banyak dampak film dengan konten lokal yang berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi daerah seperti Bangka Belitung di film Laskar Pelangi, Bromo Tengger di film 5cm dan Puthuk Setumbu di film AADC 2.

“Kita berkomitmen mengembangkan masa depan Indonesia melalui ekraf karena kekayaan alam Indonesia akan habis,” ujarnya.

Jadi Entrepreneur Jangan Takut Hutang
Kegiatan ini terselenggara atas prakarsa Deputi II Bidang Akses Permodalan Bekraf sesuai tugas dan fungsinya melakukan Bimbingan Teknis dan Supervisi atas Laksana Kebijakan dan Program terkait Akses Permodalan Ekraf Sektor Perbankan untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang peluang usaha di sektor ekonomi kreatif.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Unit Pengembangan Kewirausahaan dan Bisnis (UPKB) Unhas Mardiana E. Fachry menyampaikan, tidak ada pilihan lain bagi mahasiswa selain menjadi entrepreneur sebagai pilihan untuk berkarier

“Untuk memulai menjadi entrepreneur jangan takut hutang, yang paling penting adalah menjaga niat untuk berbuat banyak bagi orang-orang,”ucap Mardiana.

Dedy Mulyadi