Anggaplah enam poin berikut ini sebagai “Kitabnya Sales Letter.” Poin-poin tersebut adalah komponen yang secara umum di gunakan oleh maestro copywriting (penulisan iklan) legendaris, Robert Collier.

Komponen di bawah ini di yakini sebagai kerangka penulisan sales letter (warkat penjualan) yang paling manjur, meskipun urutannya tidak selalu sama. Berikut ini adalah daftarnya:

Pembukaan

Anda harus memulai kata-kata promosi, dengan cara menangkap perhatian pembaca secara instan lalu mempertahankannya. Ketika pembaca Anda pertama kali melihat iklan ataupun situs web, mereka mungkin berpikir tentang sesuatu hal yang khusus.

kerangka penulisan sales letter - komunikasi bisnis

Baca juga: Tips menindaklanjuti komunikasi bisnis dengan klien Anda

Entah itu pembahasan tertentu karena mereka membutuhkan informasi untuk menyelesaikan masalahnya. Atau, hanya sekedar mencari produk yang dapat di jadikan kado untuk seseorang. Juga bisa saja mereka hanya melihat-lihat tanpa tujuan, karena sedang bosan.

Situasi di atas di namakan Percakapan Internal.

Ambil alih percakapan tersebut dan masuklah ke dalam pikiran pembaca secepat mungkin, sehingga mereka tertarik dengan apa yang Anda bahas dan akan ceritakan selanjutnya.

Pembukaan yang baik akan mengajak pembaca untuk membaca keseluruhan sales letter Anda. Jika tidak, maka si pembaca mungkin akan lebih tertarik dengan tab peramban di sebelahnya dan meninggalkan situs web Anda sebelum pesan Anda benar-benar meresap.

Penjelasan

Perkenalkan kepada pembaca semua hal tentang diri, produk, ataupun gagasan yang Anda ingin jual. Dari sinilah Anda membangun fondasi dasar untuk mempresentasikan fitur-fitur penting dan rincian yang di perlukan.

Persiapkan pembaca untuk melihat segala sesuatunya menurut pandangan Anda, sembari menyajikan informasi dasar yang akan menjadi landasan argumen sales letter Anda.

Motif atau Alasan

Di tahap ini, Anda sudah harus selesai mengedukasi pembaca atau dengan kata lain, sudah melewati tahapan intelektual. Kemudian, masuklah ke tahapan emosional yang akan membuat pembaca bersimpati dan merasa butuh akan produk Anda.

Tahapan emosional juga dapat di gunakan untuk memotivasi pembaca untuk ikut menjalankan gagasan, atau melakukan apa yang ingin Anda perintahkan. Anda harus mampu mendorong mereka untuk bertindak berdasarkan usulan Anda.

Bukti atau Jaminan

Tidak selamanya argumen Anda akan di telan mentah-mentah oleh pembaca. Perlu di ingat bahwa ada beberapa kalangan konsumen yang lebih bersikap skeptis ketika di hadapkan pada satu promosi produk.

Namun, sama seperti kebanyakan orang, mereka tetap punya rasa khawatir dan takut apabila menyesal di kemudian hari. Karenanya, buatlah mereka merasa nyaman dalam mengambil keputusan untuk merespon penawaran Anda.

Berikan mereka bukti bahwa apa yang sedang Anda utarakan adalah benar adanya.

Contoh: memperkuat argumen dengan data ilmiah, atau menampilkan testimonial dari pembeli yang sudah puas. Berikan garansi produk berupa jaminan uang kembali jika memungkinkan.

Dengan demikian Anda sudah memberi jaminan bahwa mereka tidak akan rugi apa-apa jika membeli produk Anda. Jika mereka tidak puas, uang mereka akan di kembalikan secara penuh.

Penalti

Meskipun sudah memberi garansi tiada tara, masih banyak calon konsumen yang malas membeli produk Anda. Kendati sudah paham dengan manfaat yang akan mereka terima, perlu di pahami bahwa konsumen punya yang namanya “sikap malas” dalam mengeluarkan uang.

Bagaimana caranya supaya konsumen menggelontorkan uang secepat kilat? Jawabannya adalah dengan memberi tawaran khusus (diskon atau bonus dalam jumlah besar misalnya) yang hanya bisa di nikmati jika mereka membeli produk Anda dalam batas waktu yang di tentukan.

Dengan demikian sikap terburu-buru mereka akan muncul dan penjualan pun terjadi dalam waktu yang singkat.

Penutup

Jika sudah sampai ke tahapan ini, di harapkan pembaca sudah terangsang dengan tawaran Anda dan siap membelinya. Di bagian penutup kerangka penulisan sales letter, beritahu apa yang harus pembaca lakukan, lengkap dengan instruksi terperinci.

Biasanya bagian penutup di akhiri dengan tombol beli atau bisa juga informasi untuk mengontak salesperson Anda. Informasikan nomor telepon, situs web, email atau tautan tertentu yang di perlukan untuk mengadakan pembelian.