Indonetwork.co.id (Jakarta) – Buat pria satu ini, merintis suatu usaha bukanlah perkara mudah. Untuk bisa mewujudkan mimpi, butuh perjuangan ekstra. Lewat kegigihan dan kerja keras, dirinya tidak pernah berhenti meniti masa depan.

Sebut saja Sugiyono, pria kelahiran Yogyakarta ini kini lebih mantap menjalankan usahanya. Bukan hanya menjual beragam kebutuhan alat konstruksi dan mesin berskala besar, kini dirinya memposisikan sebagai distributor specialist di segmen itu.

Menurut cerita, dirinya datang ke Jakarta pada tahun 1990, awal karirnya ia lakoni sebagai sales mobil. Karena mempunyai jiwa bisnis, Sugiyono mulai membentuk relasi. Hanya saja, saat itu dirinya belum memiliki nyali untuk melangkah lebih maju.

Baca juga:  Peredam Mesin Berkualitas Karya Anak Bangsa Ini Siap Mendunia

“Saat itu, saya masih membutuhkan proses dan waktu untuk berfikir lebih matang hingga akhirnya saya memutuskan terjun ke zona ini sebagai pelaku usaha,” ungkap Sugiyono Sales and Marketing Director CV. ProTech Service Indonesia.

Dalam benaknya saat itu, dirinya hanya bisa menjalankan dan berusaha untuk survive memajukan bisnisnya tanpa terbayang dapat berkembang seperti sekarang.

“Untuk bisa survival, saya mengatur pola pikir dan kerja, tentunya lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu. Bahkan, awalnya menjalani bisnis ini saya sempat stress,” ucapnya sambil tertawa.

“Saya memberanikan diri untuk terjun membuka usaha sendiri mulai tahun 2001. Namun, perusahaan tersebut resmi berbadan hukum pada tahun 2007,” terang Sugiyono.

Jadi Supplier di Perusahaan Kontraktor
Sejak saat itu pula, dirinya berusaha memproduksi dan memasarkan produk buah karyanya. Bahkan Sugiyono sempat menjadi supplier di perusahaan kontraktor alat berat dari tahun 2007 hingga 2011.

“Waktu itu butuh perjuangan yang hebat. Saya pernah mengantar pesanan baut hanya 5 buah ke perusahaan itu (PT. Trakindo utama), semua saya lakukan dengan ikhlas. Pernah juga mendapatkan order spare part mesin (anchor) seberat 100kg dan saya mengantarkanya sendiri,” urainya terenyuh sambil mengenang.

“Meski basic pendidikan saya dari teknik mesin, namun saya mulai belajar mengenal lebih dalam ketika terjun  ke bisnis ini,” papar Sugiyono.

Buah kegigihan itu ternyata membuahkan hasil diluar dugaan. Sejak saat itu, dirinya mendapatkan pesanan tetap setiap bulannya.

altrand-dedy mulyadi-indonetwork-dok

Pasarkan Produk Sendiri
Lepas dari Trackindo, dirinya mulai membentuk jaringan baru, memperluas memasarkan Altrand, vibration isolation and noise control. Alat tersebut merupakan peredam getaran mesin berskala besar di bangunan tinggi ataupun pabrik. Misalnya saja peredam genset, Chiller-AC central, pompa dan lain-lain.

Umumnya produk ini dipakai pada tumpuan AC central, genset dan mesin besar lain yang menghasilkan getaran dan suara, terutama pada bangunan tinggi seperti mall, perkantoran, exhibition hall , industri dan lainnya.

“Untuk menyusun keberhasilan seperti saat ini, saya melakukannya dengan selektif. Saya juga berusaha mempergunakan waktu seefisien mungkin, tidak memakan banyak waktu dan hasilnya lebih maksimal,” kupas Sugiyono.

“Hampir semua pelanggan saya dapatkan dari Indonetwork. Karena portal online ini mampu menjangkau tidak hanya pasar domestik tapi juga pasar global,” imbuhnya.

Besar harapan dari capaian usaha yang telah dirintis, Sugiyono berharap produk unggulan buah karyanya itu bisa menjangkau pelosok nusantara dan bisa bersaing di pasar global.

“Saya sudah 10 tahun menjadi member aktif di Indonetwork. Semoga Indonetwork jadi lebih baik, unggul dalam segala hal dan mampu membantu para pelaku usaha untuk bisa mengembangkan unit usahanya menjadi lebih bermanfaat,” ucap pria yang juga bergelar Magister Marketing.

Dedy Mulyadi