Indonetwork.co.id (Jakarta)Reed Panorama Exhibitions bakal menghadirkan 450 brand industri waralaba dari 22 negara di ajang Franchise and Licence Expo Indonesia (FLEI) 2018, Cafe and Brasserie Indonesia (CBI) 2018 dan Retail Solution Expo Indonesia (RSEI) 2018.

Gelaran tersebut rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 5-7 Oktober 2018 di Hall A dan B Jakarta Convention Center.

Baca juga: Indonetwork Bersama Bank Danamon Tawarkan Solusi UKM di Semarang

Guna mensukseskan ajang akbar ini, Reed Panorama selaku penyelenggara bekerjasama dengan berbagai Asosiasi, lembaga dan komunitas terkait seperti Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Speciality Coffee Association of Indonesia (SCAI), Asosiasi Exportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI), dan Indonesia Latte Art Artis (ILAA).

Beberapa instansi terkait yang juga ikut serta diantaranya Komunitas Koperasi Kopi Indonesia (KOKOPI), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya, Perhimpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Asosiation of Indonesia Speciality Tea (Aistea) dan Teh Institute dengan dukungan penuh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), serta Kamar Dagang & Industri (KADIN) Indonesia.

“Ajang tahunan ini menggabungkan ruang pamer dengan beragam edukasi berupa konferensi, seminar, talkshow dan workshop serta berbagai kompetisi lainnya,” terang Steven Chwee, General Manager Reed Panorama Exhibitions.

Baca juga: Bekraf Ajak 42 Pelaku Kreatif Subsektor Kriya Dan Desain Ramaikan ICRA 2018

Menurutnya, pertumbuhan bisnis industri waralaba dan cafe di Indonesia sangatlah pesat. Kemajuan teknologi dan beragam inovasi telah mendorong pelaku usaha membentuk suatu wadah untuk bisa saling bertemu, berpromosi dan bertukar pikiran baik antar pelaku maupun pemerintah selaku regulator.

“Melalui ajang ini, kami optimis dapat memberikan suatu platform terbaik bagi industri untuk saling bertemu, berdiskusi guna menghasilkan solusi terbaik demi perkembangan bisnis waralaba dan cafe di Indonesia,” tegas Steven.

Lebih lanjut Steven mengatakan, penyelenggaraan event ini juga sekaligus mendorong brand lokal untuk terus mengembangkan bisnisnya ke seluruh Indonesia dan pasar global.

Steven mengatakan bahwa, Indonesia kaya akan sumberdaya alam dan budayanya, beragam masakan tradisional Indonesia telah dikenal di manca negara.

Baca juga: Bekraf Bantu Pelatihan Dan Pengelolaan Keuangan Syariah UKM

“Waralaba merupakan salah satu konsep pemasaran untuk memperluas jaringan dengan cepat. Konsep ini memiliki banyak keunggulan terkait dengan pendanaan, menajemen dan sumber daya manusia,” paparnya.

Menurut Steven, sistem waralaba telah berhasil membangun usaha, brand jadi lebih mudah dikenal masyarakat dan bisnis ini banyak dilirik oleh investor.

Dedy Mulyadi