Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Sebagai satu provinsi yang memiliki keunikan, Yogyakarta merupakan salah satu gudangnya UMKM di Indonesia. Dasar itulah Indonetwork.co.id bersama dengan PT. Omni Ecomm Expo selaku penyelenggara melakukan Roadshow E2E Commerce Indonesia di UGM Club, Yogyakarta pada 8 Agustus 2018 yang lalu.

Tidak salah banyak pelaku usaha di Yogyakarta yang hadir Roadshow E2E Commerce Indonesia ini. Sekitar 150 pelaku usaha yang antusias dengan roadshow ini.

Baca juga: Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta Ajak UKM Perluas Pemasaran

Menariknya para pelaku usaha ini tidak hanya datang dari kawasan Yogyakarta saja. Namun juga datang dari Solo, Magelang sampai Kudus.

Menurut Meddy H. Papinka selaku General Manager Indonetwork.co.id, pelaku UMKM haruslah beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Saat ini, pelaku usaha wajib melakukan pemasaran dengan online. Jika tidak kedepan akan mati tergerus dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Baca juga: Indonetwork Siap Bantu Entrepreneur Muda Kota Medan Go Online

Pernyataan ini juga diamini oleh Kepala Bidang UMKM, Dinas Koperasi dan UMKM DIY Agus Mulyono. Pelaku usaha haruslah beradaptasi mengikuti perkembangan zaman. “Tidak lagi memasarkan door to door lagi, sudah saatnya memasarkan lewat online,” jelasnya saat sambutan Roadshow #UKMGoGlobal beberapa waktu lalu.

Namun banyak dari pelaku usaha masih bingung bagaimana caranya memasarkan produknya secara online. Hal ini juga diungkapkan Ketua Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Yogyakarta, Hj. Nina Kurnia. Dari sebagian anggotanya masih suka kesulitan dengan digital marketing. “Memang digital marketing ini sangat penting karena bisa meningkatkan pemasaran dan ujung-ujungnya pemasukan,” katanya di sela-sela ini.

Hal serupa juga diungkapkan Hilda Satyadi, Project Director PT. Omni Ecomm Expo. Menurutnya, gelaran E2E Commerce Indonesia tahun ini diharapkan dapat mendorong para pelaku UMKM memasarkan tak hanya pasar lokal tapi juga pasar global.

“Para pelaku UKM diharapkan dapat memanfaatkan momen tersebut menjadi peluang yang potensial di ajang E2E Commerce Indonesia yang bakal di gelar pada bulan Oktober,” terang Hilda.

“Selain membangun ekosistem ecommerce Indonesia, di ajang akbar nanti, kami juga akan mempertemukan semua pemangku kepentingan, mulai dari market place, retailer, dan brand owner (UMKM),” paparnya.

Haryanto