Indonetwork, Elektronik – Hampir setiap kegiatan rumah tangga maupun industri pasti membutuhkan listrik baik di daerah perkotaan maupun pedesaan. Kebutuhan listrik saat ini sudah menjadi elemen utama yang harus dipenuhi setiap daerah di Indonesia.  Pengelolaanya sendiri biasanya dibantu oleh teknologi bernama panel listrik. Bahkan kepemilikannya sudah menjadi kewajiban bagi setiap konsumen untuk mengatur arus keluar masuk listrik dari panel 

Bagi Anda yang hendak memasang produk ini perlu mendalami informasi mengenai komponennya bukan saja mengenai manfaat dan jenis dari alat ini. Lalu apa saja yang komponen pembentuk panel listrik supaya bekerja lebih maksimal? Simak terus informasi lengkapnya dibawah ini!

Baca juga: FUNGSI PANEL LISTRIK UNTUK BERBAGAI KEPERLUAN INDUSTRI

Apa Itu Panel Listrik?

Panel listrik atau Electrical Switchboard adalah suatu peralatan yang terdiri dari beberapa komponen listrik yang diatur sedemikian rupa untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber tenaga kepada penggunanya. Panel listrik dibagi menjadi beberapa bagian yang saling berhubungan, umumnya terdiri dari bagian utama dan bagian distribusi. Kedua bagian ini terkadang diganti dengan bagian kombinasi, yaitu bagian yang dapat memenuhi peran dari kedua bagian tersebut.

Perlu Anda ketahui juga bahwa harga panel listrik ditentukan dari ukuran, bahan, model dan spesifikasi. Umumnya alat ini berbentuk kubus dilengkapi dengan pintu pada bagian depan yang dapat dibuka tutup bahkan dikunci, sehingga wadahnya tertutup dari segala sisi supaya terlindungi dari masuknya benda-benda lain yang membahayakan dari luar. Panel listrik sendiri terbuat dari plat besi dengan ketebalan 0,5 – 1 mm namun ukurannya biasanya disesuaikan besarnya panel, dan papan yang akan digunakan tempat pemasangan komponen-komponen listrik.

Tujuan pemasangan panel listrik

Apa Tujuan Dibangun Panel Listrik?

Secara garis besar tujuan dibangunnya panel listrik berfungsi untuk tempat untuk penyuplai, pembagi, penghubung, pengaman, dan pengontrol tenaga listrik dari sumber pusat listrik pada konsumen. Di industri pada umumnya perlengkapan PHB dibagi atas panel untuk penerangan dan untuk tenaga. Panel tenaga dan panel penerangan dipisahkan untuk mengantisipasi terjadi gangguan dari salah satu panel tenaga maupun panel penerangan supaya tidak mempengaruhi keduanya.

Panel listrik biasanya dilengkapi dengan alat ukur volt meter, ampere meter, dan lampu indikator. Sebelum hendak memasang panel sebaiknya ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan yaitu:

  • Pemasangan panel tidak bileh ditempatkan pada lokasi yang lembab
  • Perbaikan panel dan tempatnya harus mudah diakses oleh petugas
  • Alat ini harus ditempatkan di area yang bebas tidak tertutup oleh benda dan elemen lainnya
  • Panel harus dihubung tanah atau diberi grounding untuk memperkecil tegangan sentuh listrik apabila terjadi kebocoran isolas

Komponen Panel Listrik

Komponen listrik nantinya terdiri dari komponen power, komponen indicator, komponen control, dan komponen pengaman. Berikut dibawah ini beberapa rangkaian pembentuk panel surya, yaitu:

1. MCCB (Moulded Case Circuit Breaker)

Komponen ini berguna sebagai pengaman terjadinya hubung singkat short circuit dan beban lebih overload agar tidak terjadi kerusakan pada motor listrik maupun kebakaran yang disebabkan oleh short circuit yang selalu menimbulkan bunga api. MCCB biasanya digunakan oleh industri karena MCCB hanya untuk pengaman listrik 3 phase, dan motor listrik industri juga menggunakan listrik 3 phase.

2. Miniature Circuit Breaker (MCB)

Komponen listrik yang satu ini berguna untuk mengamankan beban lebih atau hubung singkat (Short Circuit) yang disebabkan oleh lonjakan listrik yang tidak disengaja maupun  disengaja.

komponen panel listrik
African-American electrician with a hardhat and protective eyewear stripping a wire while wearing protective gloves.

3. ACB (Air Circuit Braker)

Circuit breaker merupakan komponen yang berguna untuk melindungi peralatan listrik dari beberapa masalah yang sering muncul seperti panas yang berlebih, voltage berlebih atau terlalu turun dan sebagainya.

4. Lampu Panel

Lampu panel berfungsi untuk menunjukan jika ada arus atau tegangan yang masuk dengan tanda bahwa lampu panel tersebut menyala. Lampu panel sendiri memiliki beberapa warna biasanya untuk tegangan distribusi seperti phase R, S, T menggunakan warna Biru, Kuning, Merah,

5. Selector Switch

Selector Switch adalah sebuah komponen listrik yang berada diluar panel listrik yang berfungsi sebagai memilih mode atau merubah arah arus listrik yang bekerja dengan memutar kanan atau kirim dari selector switch.

6. Timer Listrik

Timer atau kepanjangannya Time Delay Relay adalah sebuah komponen elektronik yang dibuat untuk menunda waktu yang bisa disetting sesuai range timer tersebut dengan memutus sebuah kontak relay yang biasanya digunakan untuk memutus atau menyalakan sebuah rangkaian kontrol.

7. Emergency Stop

Emergency Stop adalah komponen yang berfungsi untuk memberhentikan mesin secara cepat (emergency), kontak emergency stop ini biasanya menggunakan kontak N/C. Prinsip kerja Emergency adalah memutus tegangan utama control pada mesin, untuk mengaktifkan emergency stop ini tinggal di pencet dengan telapak tangan.

8. Push Button

Push Button adalah komponen penting berada pada panel listrik sebagai komponen kontrol. Fungsi dari alat ini yaitu  untuk menghubungkan arus jika di tombol akan nyambung N/O ( Normally Open), biasanya Push Button ini berwarna hijau. Jika di tombol lepas atau N/C (Normally Close) maka tegangan akan lepas, push button ini biasanya identik dengan warna merah.

9. Ampermeter

Ampere meter adalah suatu alat instrumen yang wajib karena berfungsi untuk mengukur nilai arus listrik. Salah satu komponen penting pada ampere meter adalah ct (current transformator). Ada ampere meter satu phasa dan ada yang tiga phasa.

10. Voltmeter

Volt Meter Digital ini berfungsi untuk menampilkan sebuah voltase atau tegangan 1 phase maupun 3 phase pada mesin listrik maupun panel distribusi secara realtime.

komponen panel listrik

11. Magnetic Contractor

Magnetic Contactor memiliki fungsi yang mirip seperti saklar yang biasa kita gunakan di rumah untuk menyalakan dan memadamkan lampu.

12. Thermal Overload Relay (TOR)

Thermal Overload Relay (TOR) adalah sebuah alat elektronik untuk mengamankan beban lebih Overload bedasarkan suhu Thermal yang mempunyai relay untuk memutuskan sebuah rangkaian kontrol seperti direct online dan start delta untuk mengoperasikanya biasanya hanya menggunakan push button Start / Stop.

13. Power Supply

Komponen Power Supply berfungsi sebagai penyearah tegangan dari 220V ke 24V DC maupun 12V DC tergantung kebutuhan anda. Power Supply ini ada yang bisa diletakan pada Omegra Rails maupun langsung di baut pada base plate panel listrik.

Distributor Panel Listrik

Setelah membaca artikel diatas pastinya Anda telah memahami berbagai rangkaian komponen distributor panel listrik yang saling berhubungan dan membantu kinerja pendistribusian listrik.  Jika Anda membutuhkan beberapa rangkaian produk dengan berbagai ukuran maka temukan distributor penyedia panel listrik berkualitas baik.

PT Maju Jaya Bersama merupakan perusahaan supplier engineering dan kelistrikan yang berdiri sejak tahun 2011 di kota Bekasi. Para karyawan yang akan melayani Anda telah berpengalaman dalam penyediaan material, pemasangan, instalasi, pemeliharaan perijinan dan pelayanan konsultasi selama 24 jam kedepan. Anda diperbolehkan untuk melakukan konsultasi sebelum membeli panel listrik terlebih dahulu, PT Maju Jaya Bersama akan merekomendasikan produk berkualitas dengan harga yang sesuai dengan budget Anda, jadi tunggu apa lagi hubungi sekarang juga.


Author

%d bloggers like this: