Penyematan label fragile adalah salah satu hal yang paling penting dalam pengemasan paket Anda. Dengan begitu, pihak jasa pengirim dapat membedakan dan memberikan penanganan yang lebih berhati-hati untuk barang semacam itu.

Seringkali, pengemasan untuk barang pecah belah menjadi sangat sulit dan pada akhirnya memberikan kecemasan tersendiri dalam diri si pengirim. Itulah mengapa, Anda harus memastikan bahwa barang-barang Anda yang telah dikemas dengan rapi, tidak menyisakan ruang kosong yang dapat menimbulkan gesekan antara barang satu dengan barang lainnya.

Cara Mengemas Barang Pecah Belah

Berikut beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk mengemas barang pecah belah milik Anda.

Pilih Kemasan Luar Barang

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memilih kemasan terluar dari barang yang akan Anda kemas. Dalam hal ini, Anda memerlukan tempat yang kokoh dan aman. Pastikan bahwa tempat tersebut mampu menahan beban barang yang akan Anda bungkus dan kardus tidak akan rusak.

Berikan Bantalan Pada Dasar Kemasan

Untuk mengemas barang pecah belah, Anda membutuhkan keamanan yang ekstra untuk mencegah agar barang tidak pecah ketika sampai di tempat. Oleh karena itu, Anda perlu menambahkan bantalan pada dasar kemasan.

Dasaran tersebut dapat Anda susun dari beberapa kertas yang diremukkan kemudian disusun hingga memenuhi bagian bawah kemasan. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan beberapa lembar kain atau handuk. Pastikan untuk menggunakan kain yang empuk dan sedikit tebal untuk keamanan yang lebih baik.

Baca juga: Lakban Fragile untuk Pengemasan Paket

Bungkus Barang Pecah Belah Anda

Fragile
Sumber: Pexels

Langkah selanjutnya adalah membungkus semua barang pecah belah yang akan Anda kirimkan atau pindahkan. Untuk membungkus setiap barang, Anda dapat menggunakan kertas kemasan atau bubble wrap.

Bungkus seluruh permukaan setiap barang hingga tertutup dan tidak ada bagian yang tidak terlapisi. Pastikan bahwa Anda menggunakan pembungkus yang cukup tebal hingga Anda tidak bisa merasakan tepi gelas.

Susun Barang di dalam Kemasan

Setelah barang Anda terlapisi dengan kertas kemasan atau bubble wrap, sekarang adalah saatnya untuk menyusun ke dalam kotak.

Dalam menyusun barang pecah belah, Anda harus menempatkan barang yang paling berat pada bagian paling bawah. Apabila Anda memasukkan gelas bertangkai, Anda dapat menyusunnya pada bagian paling atas untuk menghindari tangkai gelas patah.

Ketika menyusun barang ke dalam kotak, pastikan bahwa tidak ada ruang kosong yang tersisa. Jika Anda menemukan ruang kosong di dalamnya, Anda dapat mengisinya dengan kertas atau bubble wrap yang diremas-remas. Dengan begitu, kotak Anda tidak akan meninggalkan ruang kosong.

Hindari untuk menyusun barang hingga kotak terisi penuh, karena Anda juga perlu menambahkan bantalan pada bagian atas kotak.

Berikan Bantalan Pada Bagian Atas Kotak

Setelah semua barang tersusun rapi dalam kardus, Anda perlu menyisakan ruang untuk bantalan atas. Perlu diketahui, bahwa bantalan yang Anda berikan pada bagian atas, harus memiliki ketebalan yang sama dengan bantalan pada bagian dasar.

Berikan Label Fragile

Bagian ini adalah bagian yang tidak boleh Anda lewatkan. Label fragile ini merupakan lakban yang bertuliskan fragile dan memberikan informasi kepada seseorang bahwa barang yang ada di dalam adalah barang yang mudah pecah. Anda bisa dengan mudah mendapatkan lakban fragile ini di Surya Djaya Abadi.

Lakban fragile memiliki ukuran panjang, lebar, dan ketebalan yang tepat dan sesuai jika digunakan dalam pengemasan barang pecah belah Anda. lakban ini adalah lakban yang paling umum digunakan pada pengemasan barang di Indonesia maupun dunia. Dengan kualitas daya rekat yang tinggi, lakban fragile dapat memberikan keamanan ekstra untuk barang Anda.

Berikan Informasi Pengirim dan Tujuan Pengiriman

Setelah barang Anda terbungkus seluruhnya, jangan lupa untuk memberikan informasi mengenai pengirim dan tujuan pengiriman. Informasi tersebut biasanya mencakup nama, alamat, dan nomor aktif yang dapat dihubungi.

Baca juga: Jenis-Jenis Lakban Sesuai dengan Kegunaannya

Hal yang Harus dihindari dalam Mengemas Barang Pecah Belah

Fragile
Sumber: Pinterest

Membungkus barang pecah belah tidak sama dengan membungkus barang-barang pada umumnya. Hal ini membutuhkan perhatian ekstra dan kehati-hatian yang cermat untuk memastikan bahwa barang akan tetap aman sampai pada tujuan. Oleh karena itu, terdapat beberapa hal yang harus Anda hindari dalam mengemas barang pecah belah.

  1. Menggunakan koran
  2. Menggunakan kotak yang lebih kecil daripada barang yang akan dikemas
  3. Menggunakan bungkus yang tipis dan keras
  4. Menyusun barang dengan acak
  5. Tidak menambahkan lapisan ekstra pada bagian dalam kemasan
  6. Menggunakan lakban biasa tanpa tulisan fragile

Baca juga: 5 Tips Mengemas Barang untuk Pengiriman Laut

Jual Lakban Fragile Murah

Lakban fragile adalah lakban printing yang biasanya berwarna merah atau putih dengan tulisan peringatan “fragile”. Tulisan tersebut berfungsi untuk memberikan informasi agar tidak ada seseorang yang membanting paket. Lakban ini biasanya juga digunakan untuk identifikasi produk dan segel perekat dalam pengemasan yang rentan rusak. Dengan begitu, akan lebih mudah untuk mengkategorikan dan mempermudah ketika bongkar muat dan serah terima barang.

Untuk mendapatkan lakban fragile yang berkualitas dan harga terjangkau, Anda bisa mendapatkannya di Surya Djaya Abadi. Mereka menyediakan lakban fragile dengan kualitas daya lengket yang sangat kuat, kualitas premium, tidak mudah terkelupas, dan tidak mudah putus, sehingga paket tetap aman sampai tujuan. Jadi, tunggu apalagi? Kunjungi websitenya dan buat pesananmu hari ini!


Author

%d bloggers like this: