Indonetwork, Kesehatan – Benda tajam adalah istilah medis untuk perangkat dengan ujung yang tajam yang dapat menusuk atau memotong kulit. Benda-benda tersebut dapat digunakan di rumah, di tempat kerja, dan saat bepergian untuk mengelola kondisi medis orang atau hewan peliharaan mereka, termasuk alergi, radang sendi, kanker, diabetes, hepatitis, infertilitas, migrain, multiple sclerosis, osteoporosis, dan lain-lain. Di bawah ini adalah beberapa contoh benda tajam seperti jarum suntik 30 cc serta rekomendasi distributor jual jarum suntik 30 cc.

Contoh Benda Tajam

  1. Lancet atau disebut juga fingerstick adalah instrumen dengan bilah pendek bermata dua yang digunakan untuk mengambil tetesan darah untuk pengujian. Lancet biasanya digunakan dalam pengobatan diabetes.
  2. Injektor Otomatis, termasuk pena epinefrin dan insulin adalah jarum suntik yang telah diisi sebelumnya dengan cairan obat yang dirancang untuk disuntikkan sendiri ke dalam tubuh.
  3. Perangkat infus, sistem selang dengan jarum yang digunakan untuk mengantarkan obat ke tubuh.
  4. Connection needles/sets adalah jarum yang terhubung ke tabung yang digunakan untuk mengalirkan cairan masuk dan keluar tubuh. Perangkat ini umumnya digunakan untuk pasien yang menjalani hemodialisis di rumah.
  5. Jarum suntik adalah alat yang digunakan untuk menyuntikkan obat ke dalam atau menarik cairan dari tubuh.
Distributor Peralatan Medis
Sumber: Lawrence Berkeley National Laboratory

Jarum Suntik

Benda tersebut merupakan pompa yang terdiri dari piston (atau plunger) yang pas di dalam silinder plastik yang dikalibrasi yang disebut barel. Perangkat ini dilengkapi dengan jarum dan nosel atau tabung yang membantu mengarahkan aliran obat. Plunger dapat ditarik dan didorong ke dalam tabung, hal ini memungkinkan jarum suntik untuk menarik atau mengeluarkan cairan melalui lubang di ujung depan tabung. Jarum suntik menyuntikkan obat ke dalam tubuh dan menarik berbagai jenis cairan tubuh seperti darah dari vena. Peralatan medis yang satu ini terbuat dari logam atau kaca dan membutuhkan pembersihan dan sterilisasi sebelum digunakan lagi, namun saat ini kebanyakan jarum suntik terbuat dari plastik dan bersifat sekali pakai. Peralatan ini biasanya digunakan untuk terapi intravena ke dalam aliran darah, menerapkan senyawa seperti lem atau pelumas, dan lain sebagainya.

Jarum Suntik 30 cc
Sumber: Worthpoint.com

1. Jenis-jenis Jarum Suntik

Syringe tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran tergantung dengan dosis obat yang akan disuntikan ke pasien. Dengan adanya takaran atau ukuran pada syringe pump maka pemberian dosis obat bisa lebih akurat. Salah satu ukuran syringe pump yang sering digunakan adalah  jarum suntik 30 cc.

  1. Insulin Syringe adalah salah satu jenis jarum suntik yang paling umum, sekali pakai dan tidak mahal. Jarum ini biasanya memiliki tanda U-100 yang menunjukkan konsentrasi 100 unit insulin per 1 ml.
  2. Tuberkulin Syringe berukuran kecil dan menampung hingga 1 ml cairan. Jarum ini digunakan untuk injeksi obat subkutan atau intradermal dan digunakan untuk melakukan tes tuberkulosis yang disebut PPD.
  3. Multi-Shot Needle Syringe dirancang khusus untuk diisi ulang setelah setiap injeksi dari reservoir built-in untuk memberikan beberapa dosis menggunakan jarum suntik yang sama. Jarum jenis ini jarang digunakan karena berisiko terkontaminasi.
  4. Venom Extraction Syringe dirancang khusus untuk mengekstrak eksudat (racun) dari luka tanpa menusuk luka. Jarum suntik ini menciptakan ruang hampa yang menyedot racun dari luka.
  5. Oral Syringe digunakan sebagai alat ukur untuk mengukur dosis obat secara akurat. Jarum ini sering digunakan pada anak kecil atau hewan untuk memberikan obat langsung ke dalam mulut.
  6. Dental Syringe, dokter gigi menggunakan alat ini untuk memberikan larutan anestesi. Peralatan tersebut juga digunakan untuk memasok air, udara terkompresi, atau kabut ke rongga mulut untuk membersihkan puing-puing dari area yang sedang dikerjakan dokter gigi.

2. Pentingnya Membuang Benda Tajam Secara Aman

Jarum bekas dan benda tajam lainnya berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan jika tidak dibuang dengan aman karena dapat melukai orang dan menyebarkan infeksi yang menyebabkan kondisi kesehatan yang serius. Infeksi yang paling umum adalah Hepatitis B (VHB), Hepatitis C (HCV), dan Human Immunodeficiency Virus (HIV).  Pemilik hewan peliharaan yang menggunakan jarum untuk memberikan obat kepada hewan peliharaan mereka harus mengikuti pedoman pembuangan benda tajam. Pedoman pembuangan tersebut sama dengan pedoman yang digunakan untuk manusia. Jika Anda tidak sengaja tertusuk jarum atau benda tajam bekas, segeralah cuci area yang terpapar dengan air dan sabun atau gunakan disinfektan kulit (antiseptik) seperti alkohol atau handsanitizer. Setelah itu segeralah mencari pertolongan medis dengan menghubungi dokter atau rumah sakit setempat.

Jarum suntik bekas sekali pakai harus segera ditempatkan dalam wadah pembuangan benda tajam. Wadah bekas benda tajam umumnya tersedia di apotek, penyedia layanan kesehatan, atau perusahaan pemasok medis termasuk distributor jual jarum suntik 30 cc. Wadah ini terbuat dari plastik tahan tusukan dengan sisi dan bagian bawah yang tahan bocor. Benda ini juga memiliki penutup yang pas dan tahan tusukan. Jika wadah tersebut sulit didapatkan maka wadah rumah tangga plastik seperti wadah deterjen dapat digunakan sebagai alternatif.

Rekomendasi Distributor Jarum Suntik 30 cc

PT. Sinar Arasy Manata jual jarum suntik 30 CC yang dapat Anda gunakan untuk penyuntikan, pencampuran obat, injeksi obat, keperluan laboratorium, dan lain-lain. Perusahaan yang berpusat di Kota Tangerang ini mendistribusikan alat kesehatan sesuai dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan badan akreditasi mutu. Tidak hanya itu, mengedukasi konsumen dalam rangka meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan juga menjadi misi distributor peralatan medis ini.


Author

%d bloggers like this: