Indonetwork, Bahan Bangunan – Baja terdiri dari berbagai tingkatan, spesifikasi, dan bentuk. Terdapat lebih dari 3.500 tingkatan baja yang berbeda di dunia, masing-masing dengan sifat unik. Hal tersebut menunjukkan bahwa baja dapat digunakan secara luas dalam infrastruktur, peralatan, kendaraan, turbin angin, dan banyak lagi aplikasi. Maka dari itu telah banyak pula produsen jual coil hitam hrc dan berbagai jenis hot rolled coil lainnya. Berbicara jenis baja yang satu ini maka akan muncul pertanyaan apa perbedaan hot rolled coil dengan cold rolled coil atau steel. Pelajari manfaat setiap jenis baja tersebut, dan mana yang cocok untuk proyek Anda.

Penting untuk dicatat bahwa perbedaan utama antara hot rolled coil seperti coil hitam hrc dengan cooled rolled adalah pada prosesnya. “Hot rolled” mengacu pada pemrosesan yang dilakukan dengan panas. “Cold rolled” mengacu pada proses yang dilakukan pada atau mendekati suhu kamar. Meskipun teknik ini mempengaruhi kinerja dan aplikasi secara keseluruhan, teknik ini tidak boleh disamakan dengan spesifikasi formal dan nilai baja, yang berhubungan dengan komposisi metalurgi dan peringkat kinerja.

Tentunya beberapa jenis baja lebih cocok untuk aplikasi tertentu pula. Mengetahui mana yang harus digunakan dapat membantu menghindari pengeluaran berlebih. Hal ini juga dapat menghemat waktu dan biaya jika terdapat proses tambahan. Memahami perbedaan antara hot rolled coil dengan cold rolled coil merupakan bagian integral untuk memilih satu dari yang lainnya.

Hot Rolled Coil

Jual Coil Hitam HRC
Sumber: Agmetalminer.com

1. Proses Pembuatan Hot Rolled Coil

Hot rolled coil (HRC) adalah baja yang telah digulung pada suhu yang sangat tinggi. HRC adalah baja yang telah di-roll-press pada suhu yang sangat tinggi, lebih dari 1.700˚F, yang berada di atas suhu kristalisasi ulang untuk sebagian besar baja. Proses ini membuat baja lebih mudah dibentuk, dan menghasilkan produk yang lebih mudah dikerjakan.

Untuk memproses hrc termasuk coil hitam hrc, pabrik pertama-tama memulai dengan logam besar berbentuk persegi panjang, yang disebut billet. Billet dipanaskan dan kemudian dikirim untuk pra-pemrosesan, di mana ia diratakan menjadi gulungan besar. Dari sana, material tersebut disimpan pada suhu tinggi dan dijalankan melalui serangkaian rol untuk mencapai dimensi akhir. Untaian baja putih-panas didorong melalui roller dengan kecepatan tinggi. Untuk lembaran logam, baja yang digulung dipintal menjadi gulungan dan dibiarkan dingin. Untuk bentuk lain, seperti batangan atau pelat, bahan dipotong kemudian dikemas.

Baja menyusut sedikit saat mendingin. Karena hot rolled coil didinginkan setelah diproses, kontrol atas bentuk akhirnya menjadi lebih sedikit, sehingga kurang cocok untuk aplikasi presisi. HRC sering digunakan dalam aplikasi seperti konstruksi bangunan, jalan, jembatan, rel kereta api, industri kapal, dan otomotif.

2. Karakteristik Hot Rolled Coil

  • Permukaan bersisik—sisa pendinginan dari suhu ekstrem
  • Tepi dan sudut agak membulat untuk produk batangan dan pelat (karena penyusutan dan penyelesaian akhir yang kurang presisi)
  • Sedikit distorsi

Baca Juga: 3 TIPS YANG HARUS DIPERHATIKAN SEBELUM BELI PLAT BESI COIL

3. Manfaat Hot Rolled Coil

Hot rolled coil biasanya membutuhkan pemrosesan yang lebih sederhana daripada cold rolled coil. Inilah yang membuatnya jauh lebih murah. HRC dibiarkan mendingin pada suhu kamar yang pada dasarnya dinormalisasi, artinya bebas dari tekanan internal yang dapat timbul dari proses pendinginan atau pengerasan kerja.

HRC sangat ideal di mana toleransi dimensi tidak sepenting kekuatan material secara keseluruhan, dan di mana permukaan akhir tidak menjadi perhatian utama. Jika permukaan akhir menjadi perhatian, kerak dapat dihilangkan dengan penggilingan, peledakan pasir, atau pengawetan rendaman asam. Setelah penskalaan dihilangkan, berbagai lapisan kuas atau cermin juga dapat diaplikasikan. Baja kerak juga memiliki permukaan yang lebih baik untuk pengecatan dan pelapis permukaan lainnya.

Cold Rolled Coil

Perbedaan HRC dengan Cold Rolled Coil
Sumber: Tsdpl.in

1. Proses Pembuatan Cold Rolled Coil

Cold rolled coil disimpan dan dijual dalam bentuk melingkar setelah digulung. Pemrosesan baja ini biasanya lebih keras dan lebih kuat dari HRC standar. Cold rolled coil pada dasarnya adalah HRC yang telah melalui proses lebih lanjut. Setelah HRC mendingin, kemudian digulung ulang pada suhu kamar untuk mencapai dimensi yang lebih tepat dan kualitas permukaan yang lebih baik.

Cold rolled coil sering digunakan untuk menjelaskan serangkaian proses penyelesaian, meskipun secara teknis cold rolled hanya berlaku untuk lembaran yang mengalami kompresi di antara penggulung. Bentuk baja yang ditarik, seperti batang atau tabung, “ditarik”, tidak digulung. Proses finishing dingin lainnya termasuk pembubutan, penggilingan, dan pemolesan—masing-masing digunakan untuk memodifikasi stok HRC yang ada menjadi produk yang lebih halus.

2. Karakteristik Cold Rolled Coil

  • Permukaan halus, Ideal untuk produk yang menuntut dimensi yang tepat dan karakteristik permukaan yang lebih baik
  • Memiliki keseragaman dan kelurusan konsentris yang lebih baik
  • Lebih keras dan lebih kuat daripada HRC

Baca Juga: 7 JENIS BESI YANG SERING DICARI OLEH KONTRAKTOR

3. Manfaat Cold Rolled Coil

Dengan karakteristik permukaan yang lebih baik daripada HRC, tidak mengherankan jika baja jenis ini sering digunakan untuk aplikasi yang lebih presisi secara teknis, atau di mana estetika merupakan hal yang penting. Tetapi karena pemrosesan tambahan untuk produk jadi yang dingin, harganya menjadi lebih mahal. Karena logam dibentuk pada suhu yang lebih rendah, kekerasan baja, ketahanan terhadap tegangan putus, dan ketahanan terhadap deformasi semuanya meningkat karena pengerasan kerja. Perawatan tambahan ini, bagaimanapun, juga dapat menciptakan tekanan internal di dalam material. Hal ini dapat menyebabkan lengkungan yang tidak terduga jika baja tidak dihilangkan tegangannya sebelum pemotongan, penggilingan, atau pengelasan.

Produsen Jual Coil Hitam HRC dengan Pilihan Terlengkap

Itulah sedikit informasi mengenai perbedaan hot rolled coil dengan cold rolled coil. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan Anda, PT. Sarana Steel jual coil hitam HRC dan berbagai jenis baaja lainnya dengan harga yang kompetitif. Produsen yang berkantor pusat di kawasan Jakarta Pusat ini menyediakan HRC dengan beragam ukuran mulai dari 0.85mm seharga 10.500/kg hingga lebih dari 12 mm dengan harga 9000/kg.


Author

%d bloggers like this: