Dalam pemasaran, pemilihan warna untuk merek dan segala aspek yang berhubungan dengan pemasaran produk merupakan hal yang penting berkaitan dengan psikologi warna. Semakin bertambah baik jika kita mengetahui arti setiap warna dan bagaimana sudut pandang para pelanggan terhadap setiap warna.

Pemilihan warna yang tepat dalam strategi pemasaran bisnis, dapat menjangkau target pasar. Setiap kali konsumen berinteraksi dengan suatu merek, terdapat peluang bagi perusahaan untuk mempengaruhi persepsi mereka. Oleh karena itu, kesalahan dalam pemilihan warna pun juga dapat berakibat buruk bagi merek Anda.

Psikologi Warna

Psikologi warna merupakan studi yang membahas mengenai bagaimana warna dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku orang. Sebagian besar perusahaan menggunakan psikologi warna untuk membentuk perspektif konsumen menjadi seperti apa yang perusahaan inginkan. Akan tetapi, perspektif konsumen juga dapat menjadi buruk apabila pemilihan warna dalam marketing brand Anda kurang tepat.

Banyak orang menggunakan psikologi warna untuk mempengaruhi perasaan dan perilaku konsumen, karena warna dapat membangkitkan emosi yang berbeda-beda pada setiap orang. Warna yang paling umum dan terkenal diasosiasikan dengan merah, hijau, biru, kuning, dan oranye. Merah melambangkan kegembiraan dan gairah, hijau melambangkan kebahagiaan, biru melambangkan kepercayaan dan ketenangan, kuning melambangkan kreativitas, dan oranye melambangkan stimulasi.

Baca juga: 5 Fungsi ID Card untuk Karyawan Kantoran

Menggunakan Psikologi Warna untuk Pemasaran Merek

Psikologi Warna
Sumber: Pexels

Warna adalah salah satu alat yang ampuh dalam pemasaran, karena memiliki kemampuan untuk mempengaruhi emosi, dan bahkan dapat mengubah persepsi konsumen terhadap merek atau produk Anda. Warna yang tepat dapat membantu Anda membangun identitas merek yang kuat dan mengkomunikasikan nilai-nilai yang ingin Anda berikan kepada konsumen.

Ketika merek Anda menggunakan berbagai kombinasi warna dalam pemasaran, penting untuk menjaga agar semua warna-warna tetap terlihat senada, berirama, dan cocok satu sama lain. Terlalu banyak warna pun dapat membuat rancu pesan yang ingin Anda kirimkan kepada konsumen.

Sebagian besar orang menggunakan dua sampai tiga warna yang dapat menciptakan pesan visual dan mempengaruhi perasaan orang tentang produk atau layanan Anda.

Baca juga: Cetak ID Card PVC: Solusi Kartu Nama Awet dan Berkualitas

Daftar Arti Warna

Psikologi Warna
Sumber: Pexels

Terdapat berbagai macam warna dalam spektrum dan masing-masing warna tersebut memiliki arti yang berbeda-beda. Berikut beberapa arti menurut psikologi warna.

Merah

Warna ini seringkali dikaitkan dengan konotasi negatif seperti bahaya, gairah, dan kemarahan. Akan tetapi, merah juga bisa melambangkan cinta dan keinginan. Selain itu, warna ini banyak diasosiasikan dengan energi dan kegembiraan.

Banyak perusahaan menggunakan warna ini untuk menarik perhatian orang dan membangkitkan rasa dalam diri mereka. Biasanya, warna ini banyak digunakan di restoran cepat saji dan promosi penjualan, karena dapat merangsang aktivitas serta nafsu makan.

Oranye

Orang-orang mengasosiasikan oranye dengan kesenangan dan kreativitas. Warna ini adalah warna yang dapat membangkitkan respons emosional yang berbeda-beda pada orang. Beberapa perusahaan bahkan menggunakan menggunakan warna jingga untuk membangkitkan emosional konsumen mereka.

Kuning

Kuning dikaitkan dengan kebahagiaan, kecerdasan, dan kesuksesan. Warna ini juga digunakan untuk menarik perhatian pada produk atau layanan. Hubungan antara kuning dan kebahagiaan menjadi pilihan yang sesuai untuk produk kemasan yang ditujukan untuk anak-anak.

Hijau

Warna ini banyak dikaitkan dengan alam dan kedamaian. Hijau juga digunakan untuk penyembuhan dan pertumbuhan. Warna ini dapat digunakan untuk menyampaikan rasa aman, tenang, dan aman di antara konsumen. Hijau dapat membantu menciptakan kepercayaan pada merek.

Biru

Biru dikaitkan dengan kepercayaan, keamanan, dan kedamaian, namun warna ini biasanya juga digunakan untuk mewakili ketenangan dan kesedihan, serta kreativitas dan ketergantungan. Warna ini biasanya juga digunakan untuk produk yang berkualitas tinggi atau mahal. Orang-orang banyak mengasosiasikan warna ini dengan gender laki-laki.

Ungu

Warna ini banyak dikaitkan dengan kemewahan dan royalti, serta mempromosikan hidup sehat. Selain itu, ungu juga dikaitkan dengan kebijaksanaan dan terbukti dapat meningkatkan konsentrasi. Secara intuitif, warna ungu dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan. Terdapat penelitian yang mengatakan bahwa warna ungu dapat mengurangi stress dan kecemasan.

Pink

Warna ini diketahui dapat menyebabkan perasaan menjadi hangat dan bahagia. Pink mewakili cinta, feminitas, dan pengasuhan. Dalam pemasaran, warna ini digunakan untuk membangkitkan perasaan hangat dan perhatian.

Baca juga: 9 Komponen Penting dalam ID Card

Produsen Tempat Kartu Nama Surabaya

Selain logo dan perencanaan konten yang sangat mengandalkan warna, pembuatan kartu nama perusahaan maupun pribadi juga membutuhkan ketelitian dalam pemilihan warna serta desain. Hal ini dikarenakan, warna serta desain yang terdapat dalam kartu nama Anda mencerminkan bagaimana perusahaan atau kepribadian Anda.

Maka dalam hal ini, Anda dapat memainkan warna untuk membuat sudut pandang konsumen sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Selain itu, Anda juga perlu untuk menyimpan kartu nama tersebut dengan baik dan rapi. Pastikan kartu nama tidak tertinggal setiap kali Anda keluar rumah, karena semakin banyak Anda menyebarkan kartu nama kepada konsumen atau calon klien Anda, hal tersebut dapat membantu dalam pemasaran merek Anda.

Apabila Anda membutuhkan tempat kartu nama yang kecil, praktis, dan mudah untuk dibawa ke mana-mana, Anda dapat melakukan pemesanan di Garuda Souvenir Surabaya. Mereka menyediakan berbagai varian Card Holder berbahan kulit asli motif Snakeskin dengan jahitan rapi dan model yang trendi. Jadi, tunggu apalagi? Dapatkan penawarannya hari ini!


Author

%d bloggers like this: