Indonetwork.co.id (Solo) – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf menerima penghargaan tertinggi Universitas Sebelas Maret dibidang pengembangan UMKM, Dharma Bakti Adikarya Baraya Nugraha pada Sabtu (13/10) di Ruang Indraprasta UNS Inn.

Penyematan penghargaan tersebut berkaitan dengan digelarnya The 7th UNS Small and Medium Enterprises (SME’s) Summit and Awards 2018 di UNS-Inn Surakarta.

Baca juga: Trio Alamsyah: Indonetwork Mampu Pertahankan Sistem Pelayanannya

Universitas Sebelas Maret memberikan penghargaan kepada perusahaan, lembaga, maupun perorangan yang peduli terhadap pengembangan UMKM di tingkat nasional sebagai salah satu rangkaian acara.

Triawan menuturkan, “Istilah mikro, kecil dan menengah” hanyalah pembagian teknis pengklasifikasian berdasarkan berapa jumlah aset dan omset pertahun. Hal yang jauh lebih penting dari itu adalah membangun ideologi dan keyakinan kita untuk terus berusaha membentuk UMKM yang kreatif dengan perubahan paradigma baru yang problem solver dari masalah yang dialami.”

Bekraf yang dipimpin Triawan Munaf menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk pelaku ekonomi kreatif dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Baca juga: Indonetwork Bersama Bank Danamon Tawarkan Solusi UKM di Semarang

Menurut Triawan, Bekraf mempunyai misi membangun ekosistem yang mampu mendorong penumbuhan usaha baru ekonomi kreatif, meningkatkan nilai tambah produk kreatif dalam perekonomian nasional, menghasilkan produk unggulan ekonomi kreatif yang dikenal dan digemari di pasar global.

“Selain itu, Bekraf bertujuan meningkatkan PDB nasional dari sektor ekonomi kreatif, menambah jumlah tenaga kerja, sekaligus meningkatkan nilai ekspor nasional,” tegasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 16 subsektor ekonomi kreatif menyumbang 7,44% pada PDB nasional 2016 sebesar Rp 922,59 Triliun. Ekonomi kreatif juga memberikan kontribusi 13,77% pada ekspor nasional 2016 yang bernilai US$ 20 Miliar. Bahkan 16,91 juta orang berprofesi di bidang ekonomi kreatif di tahun 2016 dengan rata-rata pertumbuhan 4,69% pertahun.

Sejumlah Institusi Raih Penghargaan
UNS juga memberikan penghargaan kepada institusi dan lembaga yang mengembangkan UMKM, yaitu PT TELKOM TbK, PT PELINDO I, PT PERTAMINA RU II Pakning, PT Charoen Pokphan, PT Indofood Sukses Makmur TbK, Bogasari Divison, PT Pertamina RU VI Balongan Indramayu, PT HOLCIM Indonesia TbK Tuban Plant, PT INKA, Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, PLUT KUMKM Surakarta, LPB Makasarpreneur.

Rektor Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dalam sambutannya menjelaskan, setiap tahunnya UNS berupaya memajukan UMKM di tanah air.

Lebih Ravik menjelaskan, “Kami juga memberi penghargaan kepada pemerhati dan yang ikut mengembangkan UMKM baik perorangan, institusi, maupun lembaga. Artinya penghargaan tertinggi atas jasa dan kepeloporannya dalam sosial masyarakat, terutama UMKM Indonesia.”

Ravik menambahkan, harapannya kepada Bekraf untuk bisa menjadi lembaga pemerintah yang memajukan UMKM Indonesia.

Acara ini merupakan wujud kerja sama Pusat Studi Pendampingan Koperasi UMKM (PSP-KUMKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret dengan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Dedy Mulyadi