Model pengambilan keuntungan di balik sistem toko online (e-commerce) cukup sederhana, yakni membeli beragam produk dan kemudian menjualnya di internet dengan harga yang lebih tinggi.

Selama Anda bisa mendapatkan barang berkualitas dengan harga murah dan menjualnya ke pasar yang masih memiliki permintaan bagus, maka Anda pasti akan menghasilkan keuntungan.

Dalam bermain toko online, Anda dapat meningkatkan peluang keberhasilan dengan cara melakukan riset pasar untuk lebih memahami target demografi dan berinvestasi di iklan dan kampanye SEO misalnya.

Namun, bagaimanakah cara agar dapat menggaet produk dengan biaya yang lebih efektif?

cara memasok barang toko online - strategi penentuan harga produk

Baca juga: Strategi penentuan harga produk dan jasa digital

Di bawah ini, kami telah menjabarkan empat cara memasok barang toko online dan masing-masing punya kelebihan serta kekurangannya. Simaklah secara seksama dan putuskan cara mana yang ingin di ambil nantinya.

Merakit/menciptakan produk sendiri (Do-It-Yourself)

Pilihan pertama ialah menciptakan atau merakit barang jualan Anda sendiri, sepotong demi sepotong. Metode ini lazimnya berlaku bagi mereka yang bergerak di industri kreatif berskala kecil, seperti pengrajin, pelukis, dan sebagainya.

Mereka lebih senang menjual barang melalui lapak situs-situs toko online yang sudah mapan seperti Etsy, Ebay, dan semacamnya. Ada beberapa poin yang perlu di catat dalam opsi ini, yakni:

Kelebihan:

  • Mudah di dirikan. Karena Anda hanya mengandalkan diri sendiri, maka Anda tidak perlu berkutat dengan segala jenis isu hukum atau merancang riset yang terlalu rumit. Produk Anda bisa di jual kapanpun.
  • Kendali penuh. Anda memegang kendali atas bisnis seutuhnya dari awal hingga akhir. Anda di haruskan merancang ide secara mandiri, mengerjakan produk di tiap tahapan, memeriksa kualitas produk, hingga membuat strategi pemasarannya.

Kekurangan:

  • Bekerja tak kenal lelah. Karena usaha Anda kendalikan secara mandiri, maka tenaga yang harus Anda keluarkan pun tidak tanggung-tanggung. Anda harus rela begadang, atau tidak tidur sekalipun.
  • Tidak bisa di lipatgandakan/di otomatisasikan. Operasi bisnis semacam ini lebih mengandalkan tenaga kasar ketimbang sistem yang dapat mengotomatisasi seluruh pekerjaan. Tidak mudah untuk melipatgandakan kapasitasnya.

Bekerjasama dengan pabrikan

Opsi selanjutnya adalah bekerjasama dengan pabrikan terkait. Anda akan sepenuhnya menyerahkan produksi barang kepada mereka. Langkah ini cocok bagi bisnis yang operasi produksinya yang tidak dapat lagi hanya mengandalkan pekerjaan tangan. Berikut adalah poin-poin yang harus Anda perhatikan:

Kelebihan:

  • Harga per unit yang murah. Harga produksi memang tergolong relatif menurut ketentuan pabrikan yang Anda jadikan sebagai rekanan. Biasanya, mereka akan menekan harga bahan baku sehingga harga produk yang di hasilkan menjadi lebih murah. Sehingga, keuntungan per produk yang Anda raup pun meningkat.
  • Dapat di lipatgandakan. Karena proses dan alat-alat pabrikan dapat di lipatgandakan, maka kuantitas produk yang di hasilkan juga dapat meningkat tanpa harus membuang banyak tenaga.

Kekurangan:

  • Waktu perancangan. Jika produk Anda termasuk rumit dan membutuhkan desain khusus, maka waktu yang di butuhkan untuk merancangnya akan relatif lama.
  • Adanya jumlah pesanan minimum. Pabrikan lazimnya mengharuskan jumlah pesanan minimum untuk menutupi biaya produksi awal. Bagi Anda yang baru merintis usaha, jumlah yang mereka haruskan mungkin jauh lebih besar daripada kebutuhan Anda sehingga berpotensi mubazir.

Dropshipping

Dropshipping sangat kental kaitannya dengan dunia toko online di Indonesia. Pemilik toko cukup memajang barang pasokan orang lain, dan ketika pembeli memesan barang tersebut, maka sang pemasok akan mengantar sendiri barang ke alamat si pembeli. Pemilik toko online akan mendapatkan keuntungan dari selisih harga pasokan dan harga jual yang mereka cantumkan.

Kelebihan:

  • Biaya rendah. Karena pasokan barang di atur sepenuhnya oleh orang lain, maka Anda tidak perlu repot mengatur rak penyimpanan ataupun logistik barang. Hal ini sangat menguntungkan pengusaha toko online yang modalnya masih sedikit.
  • Minim manajemen. Konsep dropshipping tidak memerlukan manajemen dan perhatian besar dari pemilik toko, karena proses produksi dan logistik bukan ditangani oleh Anda.

Kekurangan:

  • Kontrol kualitas yang terbatas. Karena alur pasokan produk tidak melewati tangan Anda, maka kualitas produk bisa saja dipertanyakan. Jika konsumen keberatan dengan kualitas yang di berikan oleh si pemasok, maka Anda sebagai penjual yang akan kena batunya.
  • Margin keuntungan yang lebih rendah. Karena pemilik toko online tidak mengendalikan produksi dan alur distribusi barang, maka keuntungan yang mereka dapatkan lebih rendah ketimbang harus memasok sendiri.

Membeli secara grosir (Wholesale)

Cara memasok barang toko online yang terakhir adalah pembelian grosir. Pemilik toko membeli barang dalam partai besar secara diskon, lalu menjualnya kembali dalam jumlah yang lebih kecil dengan harga yang lebih tinggi. Ada beberapa keuntungan dan kelemahan dari sistem ini, yakni:

Kelebihan:

  • Dapat membeli produk bermerek. Anda dapat membeli produk bermerek yang sudah dikenal luas reputasinya oleh masyarakat. Sehingga calon konsumen tidak ragu dengan produk yang Anda jual.
  • Adanya diskon partai. Karena Anda membeli dalam jumlah besar dengan diskon harga, maka margin keuntungan per produknya menjadi lebih tinggi.

Kekurangan:

  • Butuh manajemen yang terampil. Anda harus cekatan dalam melacak dan memanajemen pasokan barang, termasuk mengatur rak inventori dan barang yang harus dikirim. Hal ini tentu akan menyulitkan Anda jika belum terbiasa.
  • Perlu Anda ingat bahwa dalam memilih metode pasokan barang, jangan hanya memikirkan soal margin keuntungan. Pikirkan juga soal berapa banyak waktu dan tingkat stres yang rela Anda korbankan untuk mengatur distribusi barang dari hulu ke hilir.