Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pelaku UMKM untuk mengoptimalkan potensi bisnis online yang ada di Yogyakarta, sebagai salah satu strategi pemasaran saat ini.

Data Asosiasi E-Commerce Indonesia atau Indonesia E-commerce of Association (idEA) mencatat, potensi transaksi e-commerce atau bisnis online di Indonesia terus meningkat secara signifikan.

Baca juga: Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta: Pelaku Usaha Haruslah Adaptasi

Menurut Ketua Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Yogyakarta, Hj. Nina Kurnia, potensi terhadap e-commerce DIY akan membawa dampak yang besar bagi pendapatan pelaku usaha UMKM.

“Produk yang dihasilkan jadi lebih berkualitas dan pemasarannya lebih luas lagi,” ungkapnya di sela-sela Roadshow #UKMGoGlobal di UGM Club (8/8) kepada indonetwork.co.id.

Hipemi Yogyakarta mewadahi sekitar 130 UMKM dengan berbagai macam bidang usaha. “Di Yogyakarta, perkembangan UMKM sangat besar. Tinggal pelaku usaha itu dapat memanfaatkan peluang dan kesempatan yang diberikan oleh pemerintah melalui dinas-dinas ataupun pihak terkait seperti indonetwork.co.id,” jelasnya.

Baca juga: Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta Ajak UKM Perluas Pemasaran

Hingga saat ini, masih banyak anggota Hipemi yang masih bingung untuk memulai dari mana digital marketing. “Untuk itu dari Hipemi butuh pendampingan. Memang digital marketing ini sangat penting karena bisa meningkatkan pemasaran dan ujung-ujungnya pemasukan,” tandas Hj. Nina Kurnia.

Pada kesempatan yang sama, Meddy H. Papinka selaku General Manager indonetwork.co.id menguraikan, bagaimana manfaat media online sebagai sarana promosi efektif buat pelaku usaha.

“Memasarkan produk secara online adalah pilihan tepat, cukup posting, produk tersebut akan dilihat orang dari berbagai pelosok nusantara. Selain lebih efisien, para UMKM memiliki potensi buyer tak hanya dari Indonesia, tapi juga pasar global,” papar Meddy.
“Kami berupaya mengajak pelaku usaha untuk melek teknologi terhadap dunia online. Kami melihat di wilayah Jogyakarta memiliki segudang pelaku usaha yang potensial untuk memasarkan produknya tak hanya offline tapi juga memperkuat lini bisnisnya secara online,” ungkapnya.

Karena itu kata Meddy, Indonetwork akan terus berusaha memposisikan diri sebagai media promosi yang tepat bagi pengusaha di kota itu.

Baca juga: Indonetwork Akomodasi Kebutuhan Promosi Pelaku Usaha di Jateng

Menurutnya, selain membantu pelaku usaha memasarkan produknya secara online, strategi ini dilakukan untuk mempermudah interaksi positif antara pelaku usaha dan media promosi online dalam hal ini Indonetwork.

“Ini merupakan salah satu cara untuk memperluas jaringan bisnis Indonetwork menjadi lebih baik sebagai market place online B2B terbesar di Indonesia. Jadi, tunggu kehadiran kami di kota-kota lainnya di Indonesia,” ujar Meddy.

Ary Haryanto