Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk kedua kalinya, pameran smart city akan kembali digelar. Pameran dagang berskala internasional bakal digelar pada tanggal 3-5 Mei 2018 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran.

GEM Indonesia selaku penyelenggara rencananya bakal mengemas ajang tersebut jauh lebih menarik dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Dukung Pemerintah, GEM Hadirkan Pameran Sektor Energi Terbesar

Pameran kali ini pihak penyelenggara berfokus pada sektor kota pintar, bangunan pintar, dan sistem keamanan. Adapun sub-event baru yang juga akan dihadirkan nantinya di antaranya adalah Smart IoT Indonesia 2018 dan SecurityTech Indonesia 2018.

Bercermin dari kesuksesan pameran Mei 2017 lalu, GEM Indonesia mampu menghadirkan 576 perusahaan dari 21 negara dan menarik lebih 15.000 pengunjung dari 30 negara.

Dalam gelaran tahun ini, GEM Indonesia memproyeksikan pameran Mei 2018 mendatang akan mampu menghadirkan sekitar 650 perusahaan dengan luas area pameran mencapai 15.000 sqm dan menarik lebih 20.000 pengunjung lokal maupun mancanegara.

Baca juga: Selain INAPA, GEM Indonesia Gelar RailwayTech dan IIBT di JIExpo

Selain meningkatkan kualitas pameran, GEM Indonesia juga selalu menghadirkan section baru setiap tahunnya mengikuti perkembangan teknologi dan program pemerintah.

Pameran Smart Home+City Indonesia 2018 telah didukung oleh asosiasi-asosiasi terkemuka di Indonesia di antaranya adalah Asosiasi  Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Big Data Indonesia (ABDI), Asosiasi Sekuriti dan Sistem Integrator Indonesia (ASISINDO), dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI).

Gandeng Asosiasi Dan Pemerintah
Tak hanya asosiasi, penyelenggara event tersebut juga menggandeng pihak pemerintah provinsi DKI Jakarta dan Jakarta Smart City dalam mendukung dan berpartisipasi di ajang pameran berskala internasional ini.

Baca juga: Selain Industri Kereta Api, GEM Indonesia Bakal Menggelar IIBT 2018

Dalam rangka mendukung terwujudnya 100 smart city di tahun 2019, GEM Indonesia mengundang para kepala daerah untuk hadir dalam pameran ini guna mendapatkan informasi terbaru mengenai teknologi dan inovasi terkini sehubungan dengan mewujudkan pengembangan dan pengelolaan kota pintar di daerah masing-masing.

Pameran yang bebas dari biaya pendaftaran ini tentunya akan menjadi event yang menarik dan sayang untuk dilewatkan bagi para pemegang industri bangunan pintar, kota pintar, dan cctv baik dari dalam maupun luar negeri.

Ajang tersebut dapat dijadikan sebagai peluang untuk bertemu dengan pihak pemerintah dan kepala daerah, sekaligus menjadi kesempatan sangat baik untuk digunakan para investor local dan mancanegara.

Dedy Mulyadi