Indonetwork, Peluang Usaha– Burung walet pada dasarnya membutuhkan ruang yang luas seperti padang rumput yang subur dan cocok untuk bersarang. Mereka juga menyukai lokasi dengan bentangan air di dekatnya, hal ini membantu ketersediaan pangan seperti serangga terbang. Jadi habitat yang ideal mungkin adalah kawasan pertanian di pedesaan dengan banyak lumbung tua dan bangunan lainnya, padang rumput yang subur dikelilingi oleh pagar tanaman, pinggir danau atau sungai. Selain itu, seperti pada umumnya rumah walet harus memiliki kelembaban tertentu. Simak cara membuat rumah walet lembab yang akan Anda temukan di bawah ini.

Kebiasaan Burung Walet

Tips Membuat Rumah Walet Lembab
Sumber: birdbgone.com

Secara alamiah, burung walet hanya memakan serangga terbang sehingga satu-satunya cara untuk mendorong mereka masuk ke rumah walet Anda adalah dengan menyediakan tempat bersarang yang sesuai. Ruang yang gelap, sejuk, dan lembab adalah tempat yang cocok bagi mereka untuk membangun sarang. Satu ekor induk walet dapat mengeluarkan telur sebanyak 4-5 butir di setiap musim. Telur-telur tersebut akan dierami oleh betina, namun dalam hal memberi makan kedua orangtua mereka memiliki kewajiban yang sama.

Perhatikan Beberapa Hal Ini Sebelum Membangun Rumah Burung Walet

Jual Mist Maker
Sumber: Shutanest.com

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Carilah tempat yang memang terdapat banyak populasi walet di sana. Anda juga dapat mendatangkan walet dengan beberapa cara seperti menggunakan parfum walet, rekaman suara, dan membeli telur walet.

2. Perhatikan Suhu

Burung walet tidak dapat dibudidayakan dalam suhu ruangan yang panas. Idealnya, suhu rumah burung walet berkisar antara 27-29 derajat celcius. Baik pagi, siang, sore, ataupun malam, suhu tersebut sebaiknya tetap stabil selama 24 jam. Suhu tersebut merupakan suhu biasa yang terdapat habitat asli burung walet. Suhu yang terlalu tinggi menjadikan air liur atau sarang walet memiliki kualitas yang kurang baik seperti cepat retak, hancur, bahkan keropos dan membuat walet susah bertelur. Sedangkan suhu yang terlalu rendah dapat membuat walet kedinginan hingga jatuh sakit. Tidak hanya itu, suhu yang tidak sesuai juga dapat berakibat pada produksi air liur yang tidak optimal sehingga menimbulkan kematian.

Baca Juga: CARA MEMBUAT PARFUM WALET DARI UDANG KERING

3. Perhatikan Ventilasi Udara

Salah satu kewajiban dalam membangun rumah walet adalah membuat ventilasi udara yang tepat. Jika berada di dataran rendah maka jumlah ventilasi udara bisa diberpanyak sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk dataran tinggi, ventilasi bisa dibuat dengan jarak 4 meter agar suhunya tidak terlalu dingin. Pastikan pula untuk menutup lubang-lubang udara dengan kain jarang atau kain hitam di tiap sisinya.

4. Perhatikan Ukuran Rumah / Gedung Walet

Pada umumnya, ukuran rumah burung walet sangat bervariasi, bisa gedung 5 lantai atau 2 lantai dengan ketinggian per lantainya 2-2,5 meter. Terdapat pula rumah walet berukuran 8×12 meter atau bahkan 4×4 meter. Selain lokasi, suhu, ventilasi, dan ukuran, satu hal yang wajib Anda perhatikan pula adalah cara membuat rumah walet lembab.

Cara Membuat Rumah Walet Lembab

Bukan menjadi rahasia lagi, budidaya burung walet dapat menghasilkan profit yang cukup besar. Apabila dikerjakan dengan baik dan benar, bisnis burung walet sangatlah menjanjikan. Salah satu cara menjaga burung walet dengan baik dan benar adalah menjaga kelembaban rumah walet tersebut. Oleh karena itu, Anda memerlukan tips cara membuat rumah walet lembab.

1. Memanfaatkan Botol Bekas Air Mineral

Botol bekas dalam jumlah banyak diisi air dan diletakkan atau ditata didalam rumah walet. Botol bekas yang telah diisi air tersebut akan membantu mengontrol suhu dalam ruangan walet tetap stabil dan cenderung lembab.

2. Membuat Kolam Berisi Air Melingkar Sepanjang Rumah Walet

Buat kolam kecil di sepanjang rumah walet. Sesuaikan bentuk kolam dengan rumah walet Anda kemudian isi dengan air. Air tersebut akan menjaga suhu tetap lembab dan ideal untuk burung walet.

Baca Juga: CARA MEMUTIHKAN SARANG BURUNG WALET YANG KUNING

3. Menggunakan Paranet

Paranet yang biasanya banyak digunakan oleh petani untuk menjaga bibit tanamannya dari terpaan sinar matahari yang terik juga dapat digunakan untuk membantu menjaga kelembaban rumah burung walet. Selain itu, paranet juga digunakan para pembudidaya burung walet agar rumah walet miliknya tidak terlalu panas. Saat ini, paranet sudah bisa diaplikasikan pada bagian luar rumah walet dengan kombinasi styrofoam yang di pasang pada bagian dalam paranet. Dengan cara seperti ini, Anda bisa mendapatkan suhu yang ideal dan sarang yang banyak.

4. Menggunakan Mesin Kabut / Mist Maker

Untuk rumah burung walet yang kelembabannya masih kurang begitu pula dengan hasil sarang waletnya, Anda bisa menggunakan mesin kabut atau mist maker untuk memaksimalkan kelembaban yang ideal di dalam rumah burung walet. Ciri-ciri rumah burung walet yang kelembabannya kurang maksimal adalah terdapatnya sarang yang terkelupas dari papan sirip seakan mau jatuh. Ciri-ciri lainnya yaitu terdapat sarang yang tipis dan bocor. Semua itu disebabkan kelembaban ruangan yang tidak maksimal.

5. Menambah Lapisan Tembok

Rasa pengap biasanya dirasakan pada bagian dalam rumah burung walet. Hal ini bisa jadi dikarenakan dinding tembok yang menggunakan bata menyerap hawa panas dari luar gedung. Untuk mengatasinya, Anda juga bisa menggunakan styrofoam sehingga melapisi dinding tembok bagian dalam.

Demikianlah beberapa tips cara membuat rumah walet lembab. Kelembaban yang ideal dalam rumah walet yaitu antara 70%-95%. Untuk memenuhi kebutuhan Anda dalam upaya melembabkan rumah walet seperti menggunakan mist maker, mendatangkan walet dengan rekaman suara walet atau aroma pemikat, dan lain sebagainya, Anda dapat mengunjungi Karunia Walet yang di kawasan Kosambi Timur, Tangerang.


Author

%d bloggers like this: