Makanan merupakan kebutuhan paling utama yang harus selalu di penuhi oleh setiap manusia.

Sementara di sisi lain, mereka tidak selalu memiliki waktu untuk membuat makanan itu sendiri. Alasannya karena memang harus bekerja dan melakukan beragam kegiatan.

Selain itu juga butuh sesuatu yang sifatnya “menyegarkan” pikiran, sehingga lebih suka jajan di luar.

Kondisi ini merupakan suatu kesempatan yang sangat baik untuk Anda dalam mengembangkan usaha makanan atau sering juga di sebut bisnis kuliner.

panduan bisnis online

Baca Juga: Peluang bisnis online yang patut Anda coba

Apalagi mengingat bahwa masyarakat kita cenderung memiliki tingkat konsumtif lebih tinggi di banding negara lain, terutama dalam urusan makan.

Bukan itu saja, Indonesia juga mempunyai berbagai ragam masakan khas daerah. Mulai dari makanan ringan hingga utama, semuanya ada.

peluang usaha makanan - gambar 2

Demikian pula dengan harganya, dari yang murah hingga mahal.

Kelebihan peluang usaha makanan

Ada banyak sekali pilihan usaha dan salah satunya adalah makanan. Peluang bisnis ini mempunyai berbagai macam kelebihan.

Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Jenis makanan berlimpah

Seperti yang telah di jelaskan sebelumnya, Indonesia memiliki beragam jenis makanan dengan pilihan harga tertentu. Jadi, modal untuk menjalankan usaha itu bersifat fleksibel.

Baik memiliki modal kecil atau besar, Anda dapat memilih bisnis kuliner sebagai sumber penghasilan tetap atau tambahan.

2. Pangsa pasar tidak terbatas

Sampai kapanpun, semua orang selalu butuh makanan. Selain itu banyak orang senang jajan di luar hanya untuk sekedar memanjakan lidah atau mulut.

Sehingga dapat kami katakan, bidang bisnis ini memiliki konsumen dengan jumlah dan segmen yang menjangkau banyak kalangan.

Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa dan orangtua selalu senang menikmati panganan.

3. Keuntungan lebih besar

Meski dalam urusan waktu dan tenaga tergolong boros namun laba yang kita dapat bisa mencapai angka berlipat-lipat dari modal yang di keluarkan.

4. Resiko kerugian tergolong rendah

Meski saat ini sudah banyak yang menekuni dan terjun dalam bisnis makanan, namun peluangnya masih terbuka lebar. Persaingan ketat, tentu dapat di atasi dengan inovasi dan kreasi.

5. Inovasi terus menerus

Tiap waktu, akan selalu ada resep baru bermunculan dengan daya pikat yang sangat tinggi.

Jikalau memilih tema tradisional, tetap dapat Anda kembangkan dengan cita rasa yang lebih modern.

Apalagi hingga saat ini makanan tradisional tetap di minati bahkan oleh kebanyakan masyarakat tanah air.

Tips Sebelum menjalankan

Apapun bidang usaha yang di pilih, selalu memiliki tantangan tersendiri saat pertama kali mengawalinya. Demikian pula dengan peluang usaha makanan.

peluang bisnis online - usaha rumahan

Baca Juga: Peluang usaha rumahan dengan untung besar

Agar semua dapat berjalan sesuai rencana, butuh beberapa strategi jitu sebelum memulai.

Beberapa strategi tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Menyesuaikan kemampuan, bakat dan keinginan

Pelaku bisnis harus mampu mengukur diri atas kemampuan serta bakat yang di miliki. Jangan hanya menentukan jenis berdasar pada keinginan saja.

Sebagai bantuan untuk membuat keputusan, bisnis kuliner terbagi ke dalam beberapa grup atau kelompok.

  • Pertama adalah bisnis kuliner yang menyediakan menu utama berupa makanan pokok. Contohnya antara lain rumah makan padang, nasi goreng, warung tegal, rumah makan tradisional, restoran dan sebagainya.

peluang usaha makanan - gambar 1

  • Kedua merupakan kelompok bisnis makanan pengganti seperti soto, bakso, mie ayam, bubur, sate, batagor dll.
  • Ketiga adalah kelompok bisnis makanan jajajan misalnya aneka macam kue, siomay, gorengan, martabak, cilok, cireng, pisang bakar, roti bakar, sosis dan lain-lain.
  • Keempat yaitu bisnis kuliner yang berkaitan dengan minuman. Contohnya es kelapa muda, es jus, es campur, dawet atau cendol, es buah dan seterusnya.

Dari pengelompokan inilah kita bisa tentukan pilihan mana yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan.

Sehingga ketika usaha telah berjalan, akan menimbulkan rasa nyaman dan tidak menjadi beban dalam hati atau pikiran.

Jadi jangan hanya memilih berdasarkan tren (biasanya hanya laris sesaat saja).

2. Pasokan bahan baku dan tambahan

Urusan bahan baku dan tambahan sering kali terlupakan. Padahal hal tersebut punya pengaruh besar terhadap kelancaran proses produksi dan pembuatan makanan.

Tentu akan sangat sayang sekali ketika sedang laris, ternyata tidak dapat berjualan karena tidak ada pasokan bahan untuk membuatnya.

Oleh karena itu harus Anda cek dahulu apakah sudah ada pemasok atau distributor yang selalu siap menyediakan aneka kebutuhan atau bahan yang mau di olah setiap hari.

Untuk menekan biaya produksi, sebaiknya memilih pemasok langganan agar mendapat harga lebih murah. Selain itu jika memiliki pemasok langganan, saat sedang memiliki masalah dalam urusan permodalan, bisa hutang dulu atau bayar belakangan.

Lalu saat terjadi kelangkaan pasokan bahan baku misalnya, karena sudah jadi langganan pasti pemasok tersebut akan mendahulukan kebutuhan kita.

Selanjutnya untuk menjaga agar tidak menimbulkan masalah ketika bahan masakan sulit kita dapat, sebaiknya memiliki beberapa pemasok tetap sekaligus.

3. Menentukan segmen pasar

Maju dan lancarnya bisnis kuliner di tentukan pula oleh penentuan segmen pasar yang di tuju. Tujuan dari penentuan ini adalah untuk membantu menentukan jenis makanan yang di jual kepada konsumen.

Baca juga: 5 konsep ini jadi andalan bisnis restoran beromset besar

Segmen pasarnya sendiri terdiri dari beberapa kelompok dan masing-masing memiliki karakter berbeda.

A. Anak-anak dan pra remaja

Pada umumnya anak-anak lebih menyenangi makanan dengan rasa manis, gorengan, es krim dan beberapa macam olahan yang tidak ada sayuran.

Dan karena mereka masih kecil, tentu tidak memiliki cukup uang. Jadi pilihlah jenis yang bisa Anda jual dengan harga lebih murah tetapi tetap memperhatikan keseimbangan gizi.

B. Remaja, anak muda dan mahasiswa

Segmen kedua merupakan kelompok konsumen yang mempunyai karakter paling royal dan boros.

Biasanya mereka tidak suka membuat perhitungan rumit ketika ingin menikmati sesuatu. Selain itu, mereka suka berkumpul bersama teman-temannya pula.

Adapun jenis makanan yang di sukai adalah snack atau makanan kecil, gorengan dan minuman ringan.

C. Segmen keluarga

Keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, anak dan anggota lain, tentu sangat senang menikmati makanan di tempat tenang, nyaman dan sejuk. Karena sambil makan, mereka juga dapat berekreasi.

Menu yang di pilih antara lain makanan pokok, kue dan minuman segar.

D. Pengunjung pusat perbelanjaan dan tempat hiburan

Seperti mahasiswa dan anak muda, konsumen ini juga suka royal ketika mau menikmati makanan.

Sedangkan menu paling laris yang bisa kita jual pada tempat seperti ini umumnya menu makanan pengganti dan aneka jenis minuman. Untuk makanan pokok sendiri, biasanya hanya dalam porsi kecil saja.

4. Menentukan lokasi

Merupakan faktor berikutnya dalam menentukan keberhasilan. Jika terjadi kesalahan, dapat menimbulkan dampak fatal yakni kerugian dan kegagalan.

Penentuan lokasi harus di perhitungkan sesuai dengan jenis makanan yang di jual, segmen pasar yang tertuju serta besar modal tersedia.

Perhitungan harus Anda lakukan secermat mungkin apalagi saat harus sewa tempat (terutama lokasi yang berada di area pusat kota).

Hal yang paling perlu dapat perhatian tentu saja perhitungan antara biaya sewa beserta omzet penjualan yang dapat kita peroleh.

Jadi harus melakukan riset terlebih dahulu. Misalnya seberapa banyak orang dan siapa saja yang paling sering lewat atau singgah di lokasi tersebut.

5. Permodalan

Modal selalu menjadi momok paling menakutkan bagi orang yang sedang memulai.

Namun, sebenarnya masalah itu dapat terselesaikan melalui beberapa macam cara. Misalnya, kerjasama dengan rekanan atau pemilik modal, mengajukan kredit pada bank, patungan dengan beberapa teman dan sebagainya.

Selain itu meski dengan modal kecil, usaha makanan tetap bisa berjalan selama ada kemauan.

Banyak sekali jenis yang tidak perlu modal selangit untuk beroperasi. Contoh: jualan gorengan, minuman jus, serta aneka macam kue.

Tips mengembangkan bisnis makanan

Setelah berjalan, masih ada lagi beberapa strategi lain yang juga sangat penting untuk Anda terapkan. Bertujauan, agar bisnis kuliner tersebut dapat berkembang lebih pesat sekaligus mendatangkan laba lebih besar.

peluang usaha makanan - gambar 3

1. Berani mencoba

Kesuksesan selalu berawal dari perjuangan. Untuk pelaku bisnis, selain berjuang mereka juga harus berani mencoba untuk melangkah ke depan.

Mungkin saat pertama kali terjun, ketika belum memiliki keterampilan dan keahlian dalam urusan manajemen dan cara membuat masakan.

Tetapi jika mau dan berani mencoba, lama kelamaan pasti semua akan berjalan lancar dan segala macam permasalahan dapat terselesaikan dengan baik.

Harus selalu Anda ingat, orang tidak akan mengetahui dan menguasai suatu masalah apabila belum pernah sekalipun melakukan percobaan.

2. Selalu fokus dan berpikir positif

Fokus adalah sesuatu yang tidak dapat kita kesampingkan begitu saja. Lebih daripada itu pikiran harus selalu positif, agar mampu berkonsentrasi dalam rangka mengembangkan peluang usaha makanan yang baru Andarintis.

Tidak perlu merasa takut menghadapi persaingan, karena jika semua di jalani dengan kerja keras, pasti akan berhasil.

Sikap disiplin perlu juga di tanamkan dalam jiwa, sehingga apapun itu, dapat berjalan sesuai rencana. Jika ingin lebih lancar, sebaiknya rencana-rencana tersebut usaha Anda tulis dan buat catatannya.

Semangat dan sifat pantang menyerah tidak boleh kendor, terutama saat menghadapi masalah berat.

Perlu di sadari, setiap usaha selalu memiliki hambatan yang mungkin muncul setiap saat. Termasuk keluhan dari pengunjung atau pembeli dan sebagainya.

3. Terus belajar dan mencari ilmu baru

Merupakan sebuah kewajiban yang tidak hanya di lakukan oleh anak sekolahan saja tapi juga para pelaku bisnis. Jika tidak, pengetahuan yang di miliki juga tidak akan berkembang. Jangan malas untuk terus belajar dan mencari ilmu baru terutama ilmu yang berhubungan dengan dunia kuliner.

Misalnya ilmu tentang manajemen bisnis, cara membuat masakan enak dan lain sebagainya.

Semua ini memiliki manfaat besar untuk memajukan dan mengembangkan usaha kita. Selain itu, melalui proses belajar akan di temukan ide-ide cemerlang untuk membuat bisnis lebih cepat maju.

4. Menciptakan hubungan baik dengan pelanggan

Pelanggan adalah aset paling utama dalam berbisnis. Meski mungkin kurang begitu dekat dan akrab tetapi harus tetap mendapatkan layanan terbaik. Beri mereka senyum, sapaan dengan kata-kata ramah, halus dan sopan. Dengan cara seperti ini, pelanggan akan selalu datang untuk menikmati sajian makanan yang Anda tawarkan.

Selain itu sangat kami anjurkan untuk menggunakan media sosial sebagai metode ampuh dalam menjalin hubungan yang lebih baik dengan mereka.

5. Menjaga kualitas dan sajian makanan

Cita rasa enak dan nikmat merupakan hal yang harus selalu di jaga agar bisnis terus laris dan selalu mendapatkan pelanggan baru.

Ada baiknya menghindari bahan dengan kandungan kimia tinggi, dan selalu di olah dengan bahan-bahan berkualitas terbaik.

Demikian pula cara penyajiannya harus di buat semenarik mungkin, karena urusan ini sedikit banyak. juga memberi pengaruh terhadap kepuasan konsumen.

Misalnya piring dan gelas atau sendok harus selalu dalam keadaan bersih dan jika perlu, pilihlah yang berdesain unik.

Apabila menjual makanan berbentuk kemasan, bentuk kemasan kita buat secantik mungkin.

6. Berani berkreasi

Agar meraih pembeli atau pelanggan dalam jumlah banyak, harus berani pula melakukan kreasi dan inovasi. Salah satu contoh adalah menciptakan resep atau jenis makanan baru, sehingga konsumen memiliki beragam pilihan dan rvariasi atas menu makanan yang Anda tawarkan pada mereka.

Jika memang belum mampu, teknik penyajiannya bisa lebih di tonjolkan sehingga memiliki daya pikat dan kesan keistimewaan berbeda.

Misalnya sosis yang biasa tersaji dalam piring kecil, berilah balutan tepung sebagai bentuk kreasi. Tapi balutan tersebut harus di tata sedemikian rupa, sampai memiliki tampilan menarik dan cantik.

7. Mendesain dan menata ruang usaha

Kreasi serta inovasi juga harus terterapkan pada tempat atau lokasi usaha. Desain interior harus kita ciptakan semenarik mungkin sehingga pengunjung akan merasa betah saat menikmati makanan pada tempat tersebut.

Untuk pelaku usaha kuliner yang hanya memakai gerobak saja, di sarankan agar gerobak di buat dengan tampilan lebih istimewa. Pilih warna terang, untuk nantinya bisa terlihat dari jarak jauh.

8. Melakukan promosi secara terus menerus

Ada sebagian konsumen yang tidak bisa jadi pelanggan tetap misal karena pindah rumah dan lainnya.

Oleh karena itu, agar jumlah pelanggan tidak berkurang bahkan malah bertambah banyak, promosi harus selalu di lakukan meski bisnis kuliner tersebut sudah berjalan baik dan berhasil meraih kesuksesan.

Kegiatan promosi bisa Anda lakukan melalui berbagai macam cara namun yang paling baik untuk saat ini yaitu menggunakan media sosial dan dari mulut ke mulut.

Apabila di rasa perlu, pada masa-masa tertentu boleh memberi diskon.

Selain beberapa strategi yang telah di paparkan, tentu masih banyak strategi lain, harus kita coba praktekan saat menjalankan bisnis atau peluang usaha makanan.

Jangan malu bertanya pada orang yang lebih berpengalaman. Selamat menjalankan.