Indonetwork, Featured – Di zaman yang serba modern dan demi menghindari penyebaran berbagai macam virus dan kuman melalui uang kertas, maka tidak ada alasan untuk tidak menggunakan uang elektronik. Uang elektronik mengacu pada mata uang yang disimpan secara elektronik pada sistem elektronik dan basis data digital. Sebagai lawan dari uang kertas dan koin fisik,  e-toll e-money flazz brizzi dan lain sebagainya termasuk akun virtual digunakan untuk memudahkan pengguna bertransaksi secara elektronik. Nilai mata uang elektronik didukung oleh mata uang fiat.

Penggunaan uang elektronik adalah ini sebagai alat pembayaran yang inovatif dan praktis diharapkan dapat membantu kelancaran pembayaran kegiatan ekonomi yang bersifat massal, cepat dan mikro. Perkembangan uang elektronik atau e money adalah dapat membantu kelancaran transaksi di jalan tol, di bidang transportasi seperti kereta api, ataupun transaksi di minimarket, food court, dan tempat parkir.

Klasifikasi Uang Elektronik

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), uang elektronik dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori besar:

1. Perangkat Keras

Uang elektronik keras adalah ketika uang elektronik digunakan untuk transaksi yang tidak dapat diubah, yang sangat aman, dan kurang lebih bersifat prosedural. Uang elektronik ini memiliki dana yang disimpan dalam sebuah chip yang umumnya terdapat dalam sebuah kartu, dimana transaksinya dilakukan secara langsung tanpa menggunakan internet (offline). Contoh dari uang elektronik jenis ini adalah e-toll e-money flazz brizzi dan sebagainya.

e-toll e-money flazz brizzi
Sumber: Pixabay.com

2. Perangkat Lunak

Uang elektronik lunak adalah ketika uang elektronik digunakan untuk transaksi yang dapat diubah atau fleksibel. Ada peningkatan tingkat fleksibilitas yang ditawarkan, dan pengguna diizinkan untuk mengelola transaksi mereka bahkan setelah pembayaran diproses, seperti membatalkan transaksi atau mengubah harga pembayaran, dll. Perubahan dapat dilakukan setelah transaksi dalam jangka waktu yang ditentukan. Uang elektronik yang dananya disimpan pada data di sebuah server ini melalui proses secara online. Jenis yang kedua ini umumnya terdapat dalam sebuah aplikasi pada telepon seluler. Uang elektronik ini sering juga disebut sebagai virtual account atau e-wallet, contohnya seperti PayPal, Sakuku BCA, LinkAja, OVO, dan sebagainya.

cetak e-toll e-money flazz brizzi
Sumber: Xendit.co

Fitur-fitur Uang Elektronik

Sama seperti mata uang kertas fisik, uang elektronik juga mencakup empat fitur berikut:

1. Penyimpan Nilai

Sama seperti mata uang fisik, uang elektronik juga merupakan penyimpan nilai, satu-satunya perbedaan adalah, dengan uang elektronik, nilai disimpan secara elektronik sampai ditarik secara fisik.

2. Alat Tukar

Uang elektronik adalah alat tukar, yaitu digunakan untuk membayar pembelian barang atau saat memperoleh layanan.

3. Unit of Account

Sama seperti mata uang kertas, uang elektronik memberikan ukuran umum dari nilai barang dan/atau jasa yang ditransaksikan.

4. Kredit

Uang elektronik digunakan sebagai alat pembayaran yang ditangguhkan, yaitu, digunakan untuk alat pemberian kredit untuk pembayaran di masa mendatang.

Baca juga: 5 FUNGSI ID CARD UNTUK KARYAWAN KANTORAN

Keuntungan Uang Elektronik

Uang elektronik menawarkan beberapa keuntungan bagi perekonomian global, antara lain:

1. Fleksibilitas dan Kenyamanan

Penggunaan uang elektronik membawa peningkatan fleksibilitas dan kenyamanan. Transaksi dapat dilakukan dari mana saja di dunia, pada waktu tertentu, dengan satu klik tombol. Hal ini menghilangkan kerumitan dan kebosanan yang terlibat dengan pengiriman uang atau pembayaran secara fisik.

2. Catatan Transaksi

Penggunaan uang elektronik menjadi semakin populer karena menyimpan catatan sejarah digital dari setiap transaksi yang dilakukan. Hal ini membuat penelusuran kembali pembayaran lebih mudah dan juga membantu membuat laporan pengeluaran terperinci, penganggaran, dan sebagainya.

3. Mencegah Penipuan

Karena uang elektronik menyediakan catatan sejarah terperinci dari setiap transaksi yang dilakukan, sangat mudah untuk melacak transaksi dan melacaknya kembali. Hal ini tantunya meningkatkan keamanan dan membantu mencegah aktivitas penipuan dan malpraktik.

4. Instan

Penggunaan uang elektronik membawa serta semacam instanitas yang belum pernah dialami sebelumnya dalam perekonomian. Transaksi dapat diselesaikan dalam hitungan detik dengan mengklik tombol dari mana saja di dunia. Hal ini menghapus masalah antrian panjang, waktu tunggu, dan lain-lain.

5. Peningkatan Keamanan

Penggunaan e-money juga meningkatkan rasa aman. Untuk mencegah hilangnya informasi pribadi saat bertransaksi online, langkah-langkah keamanan lanjutan diterapkan seperti otentikasi dan tokenisasi. Langkah-langkah verifikasi yang ketat juga diterapkan untuk memastikan keaslian penuh dari transaksi tersebut.

Kelemahan Uang Elektronik

Meskipun banyak keuntungan yang bisa didapatkan dengan adanya uang elektronik termasuk bagi penyedia jasa cetak e-toll e-money flazz brizzi dan lain-lain. Setiap instrumen pasti memiliki resikonya masing-masing.

1. Kebutuhan Infrastruktur Tertentu

Untuk menggunakan uang elektronik, ketersediaan infrastruktur tertentu diperlukan. Contoh infrastruktur yang dimaksud adalah smartphone, koneksi internet yang stabil, ataupun mesin tap.

2. Kemungkinan Pelanggaran/Peretasan Keamanan

Internet selalu hadir dengan kemungkinan pelanggaran dan peretasan keamanan yang tak terhindarkan. Peretasan dapat membocorkan informasi pribadi yang sensitif dan dapat menyebabkan penipuan dan pencucian uang.

3. Penipuan Online

Penipuan online juga dapat menjadi salah satu resiko. Yang diperlukan untuk scammer adalah berpura-pura menjadi bagian dari organisasi atau bank tertentu, dan konsumen dengan mudah diyakinkan untuk memberikan rincian bank/kartu mereka. Meskipun peningkatan keamanan dan kehadiran langkah-langkah otentikasi untuk melawan penipuan online, mereka masih sesuatu yang harus dijaga.

Baca Juga: PRODUK DIGITAL PRINTING, SALAH SATU PELUANG USAHA

Jasa Cetak E-toll E-money Flazz Brizzi

Itulah beberapa hal yang mungkin Anda ingin ketahui mengenai uang elektronik yang beredar di masyarakat. Hasil cetak e-toll e-money flazz brizzi dan lain-lain dari Armada Digicard dapat mengurangi penggunaan uang tunai. Perusahaan yang berbasis di Jakarta itu juga melayani pembuatan ID card menggunakan bahan baku yanga berkualitas dan melalui proses mesin press bukan laminating. Sehingga Tidak mudah patah, atau mengelupas.


Author

%d bloggers like this: