Category

Startup

Category

Kemenperin Sarankan Pelaku Usaha Perhatikan Desain Kemasan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Industri kecil dan menengah (IKM) perlu memperhatikan desain kemasan dan merek produknya yang lebih menarik dan kekinian sehingga bisa diminati konsumen secara luas baik di pasar domestik maupun global. Langkah strategis ini juga untuk mendongkrak daya saing IKM nasional agar semakin kompetitif. “Kementerian Perindustrian terus memacu IKM supaya menerapkan standar produk serta melakukan inovasi dan kreativitas penciptaan desain-desain terbaru sehingga mampu bersaing di pasar global,” kata Direktur Jenderal IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta. Baca juga: Kemenkop UKM Disarankan Lakukan Terobosan Garap UKM Guna meningkatkan nilai tambah produk IKM tersebut, sampai tahun 2017, Direktorat Jenderal IKM Kemenperin telah membantu pembuatan 6.998 desain kemasan, 7.396 desain merek dan bantuan dalam bentuk kemasan cetak kepada351 IKM. Sementara itu di bidang hak kekayaan intelektual (HKI), Ditjen IKM Kemenperin juga telah membina sebanyak 1.045 orang fasilitator HKI. Gati meyakini, peningkatan daya saing produk-produk industri nasional termasuk yang diproduksi oleh IKM turut menunjukkan…

Ini Dia, Reformasi Yang Dilakukan Kemenkop UKM di 2019

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Tahun 2019 mempunyai harapan tersendiri, sesuatu yang terus dicapai untuk memajukan bangsa. Termasuk sesuatu yang bakal dilakukan instansi Pemerintah satu ini. Dalam hal ini, gebrakan yang bakal dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM adalah melakukan reformasi total, guna menjabarkan fungsi utama koperasi bagi pelaku usaha di tanah air. Baca juga: Mendag: Produk Indonesia Harus Jadi Raja di Dalam Negeri Adapun reformasi total yang dijabarkan Kementerian Koperasi dan UKM diurai melalui tiga tahapan. Reorientasi Gebrakan yang bakal diwujudkan Kementerian Koperasi dan UKM diantaranya adalah mengubah paradigma pemberdayaan koperasi kepada kualitas, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Oleh karena itu, Pembina Koperasi di Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota serta para pemangku kepentingan pemberdayaan koperasi mulai menggerakkan pembangunan koperasi yang berkualitas dari aspek kelembagaan, aspek usaha dan aspek keuangan. Rehabilitasi Reformasi yang dilakukan yaitu Pembuatan database koperasi berbasis Online Data System (ODS) di seluruh Indonesia sebagai dasar penyusunan program untuk pembenahan koperasi. Baca…

Mendag: Produk Indonesia Harus Jadi Raja di Dalam Negeri

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Kementerian Perdagangan menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan produk kreatif dan penguatan merek nasional. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meninjau pabrik produsen makanan olahan bayi dan anak-anak yang merupakan pemenang pertama Maker Fest 2018, OMO! Healthy Snack, di Yogyakarta, Kamis (27/12). Pada kunjungan tersebut, Mendag Enggar menegaskan bahwa produk kreatif Indonesia harus didukung agar bisa menjadi raja di dalam negeri. Baca juga: Kemenkop UKM Disarankan Lakukan Terobosan Garap UKM “Kemenangan OMO merupakan suatu kebanggaan bagi Yogyakarta karena Maker Fest sangat serius membuat penilaian dengan juri-juri yang independen. Kami sangat mengapresiasi usaha seperti OMO ini yang bermula dari industri rumahan yang dibangun dengan ketekunan maksimal, sehingga saya yakin ini akan menjadi besar,” ujar Enggar. OMO! Healthy Snack merupakan usaha rumahan rintisan Stella Elvina asal Yogyakarta yang memproduksi makanan ringan untuk bayi dan anak-anak dengan bahan-bahan organik dan berkualitas. OMO berkomitmen menjadi produsen makanan terpercaya dengan visi menjadi makanan ringan yang sehat…

Kemenkop UKM Disarankan Lakukan Terobosan Garap UKM

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Upaya pembinaan terhadap pelaku usaha kecil terus di lakukan Kementerian Koperasi dan UKM. Wajar bila di tahun 2019, pihak Kemenkop UKM mengusulkan penambahan anggaran di tahun depan. Sejauh ini, Plt Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM Rosdiana Veronica Sipayung menjelaskan, kementerian memiliki berbagai macam program untuk pengembangan UKM. Dari data yang dilansir Kemenkop UKM bersama Dinas koperasi dan UKM, pihaknya di daerah telah mengayomi sekitar 20 juta unit UKM, atau 35% dari total 56,14 juta unit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Baca juga: Genjot Nilai Ekspor, Indonesia Jalin Kemitraan di Pasar Eropa Beberapa upaya yang telah dilakukan diantaranya bimbingan kepada pelaku UKM untuk dapat lebih mengenal teknologi digital, dalam hal pemberian kursus pengenalan kepada teknologi dan cara pemanfataannya. Program lainnya yaitu pendampingan dan pembiayaaan bagi pelaku UKM yang sudah memiliki kemampuan untuk berproduksi agar bisa mendaftar Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan merek, sehingga produk mereka…

Genjot Nilai Ekspor, Indonesia Jalin Kemitraan di Pasar Eropa

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk memperkuat struktur perekonomian nasional, industri manufaktur menjadi sektor yang diandalkan. Karena itu, Pemerintah terus berupaya menggenjot nilai ekspor di sektor tersebut. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, dalam rangka menggenjot nilai ekspor, Indonesia akan aktif menjalin kemitraan ekonomi dengan berbagai negara melalui free trade agreement (FTA) atau comprehensive economic partnership agreement (CEPA). Upaya itu dilakukan Indonesia dengan menggandeng empat negara yang tergabung dalam European Free Trade Association (EFTA). Dalam kemitraan tersebut Indonesia telah menandatangani skema IE-CEPA. Empat negara EFTA adalah Swiss, Liechtenstein, Islandia dan Norwegia. Baca juga: Perkuat Struktur Perekonomian Nasional, Industri Manufaktur Jadi Andalan “Kemitraan ini dapat dijadikan peluang untuk meningkatkan ekspor, karena bea masuk ke pasar global eropa hanya nol persen,” terang Airlangga. Lebih lanjut beliau mengatakan, berbagai produk andalan Indonesia juga akan siap merambah pasar global, seperti perhiasan ke Swiss dan produk-produk lainnya seperti tekstil, pakaian, dan alas kaki, termasuk juga produk IKM. Airlangga menegaskan,…

Perkuat Struktur Perekonomian Nasional, Industri Manufaktur Jadi Andalan

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Pemerintah terus berupaya menggenjot nilai ekspor untuk memperbaiki neraca perdagangan di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Dalam hal ini, industri manufaktur akan menjadi sektor yang diandalkan guna berkontribusi lebih memperkuat struktur perekonomian nasional. “Saat ini, ekspor produk industri manufakur memberikan kontribusi mencapai 72,28 persen dari total ekspor nasional,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta. Ini sekaligus menunjukkan industri manufaktur nasional sanggup berdaya saing di kancah global. Baca juga: Sektor Industri Manufaktur Diyakini Masih Mencorong di Tahun 2019 Kementerian Perindustrian mencatat, nilai ekspor produk manufaktur terus meningkat setiap tahun. Hingga Desember 2018, mampu menembus USD130,74 miliar atau naik 4,51 persen dibanding capaian tahun 2017 sebesar USD125,10 miliar. Tahun 2016 sekitar USD110,50 miliar dan tahun 2015 di angka USD108,60 miliar. Menurut Menperin, dalam upaya mendorong peningkatan ekspor dari industri manufaktur, diperlukan langkah untuk memacu investasi atau ekspansi. “Supaya bisa menggenjot kapasitas industri, dibutuhkan tambahan investasi untuk perluasan usaha,” jelasnya.…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 18 Kawasan Industri di luar Jawa Beroperasi

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Dengan kondisi politik dan ekonomi di Indonesia yang tetap stabil. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian meyakinkan bahwa, sejumlah sektor industri manufaktur akan mengalami kenaikan pertumbuhan di tahun 2019. Beberapa investor bahkan tetap yakin menanamkan modalnya di tanah air. Menurut Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Indonesia masih menjadi negara tujuan utama investasi khususnya di sektor industri manufaktur. Pada era pemerintahan Jokowi, di klaster Cilegon, sudah ada beberapa tambahan investasi. Misalnya, Posco dan Krakatau Steel sebesar USD3 miliar dan Lotte yang belum lama melakukan ground breaking senilai USD3,5 miliar. Baca juga: Sektor Industri Manufaktur Diyakini Masih Mencorong di Tahun 2019 Meski memasuki tahun politik Menperin berharap, upaya itu diharapkan dapat memberikan efek kepercayaan diri kepada investor, walau dilakukan menjelang pesta demokrasi (Pemilu). Kemenperin mencatat, pada tahun 2014 dengan adanya momentum Pemilu, industri pengolahan naik menjadi 5,61 persen dibanding capaian tahun sebelumnya sebesar 5,45 persen. Sektor yang menopang lonjakan tersebut, antara lain industri…

Sektor Industri Manufaktur Diyakini Masih Mencorong di Tahun 2019

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Kementerian Perindustrian memproyeksi, sejumlah sektor industri manufaktur akan mengalami kenaikan pertumbuhan di tahun 2019. Beberapa investor bahkan tetap yakin menanamkan modalnya, dengan kondisi politik dan ekonomi di Indonesia yang tetap stabil. “Kita sudah berpengalaman sebelum dan pasca-reformasi. Khusus dalam 20 tahun ini, sudah empat kali Pemilu dan hampir setiap dua tahun ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang seluruhnya berjalan lancar dan demokratis,” kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (26/12). Baca juga: Indonesia Genjot Sektor Industri Manufaktur ke Australia Menperin meyakini, pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang digelar serentak pada 17 April 2019, akan berjalan aman dan damai sehingga mendukung roda perekonomian guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. “Jadi, kita harus lebih optimistis, termasuk kepada para pelaku industri,” tegasnya. Airlangga menyebutkan, salah satu katalis kuat yang mampu mendongkrak pertumbuhan industri tahun depan, terutama adalah melonjaknya konsumsi makanan dan minuman (mamin) serta tekstil dan produk tekstil (TPT).…

Gandeng BTPN Bekraf Siap Tingkatkan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dalam pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan bagi pengembangan usaha pelaku ekonomi kreatif. Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo bersama Wakil Direktur Utama BTPN Ongki Wanadjati Dana menandatangani nota kesepahaman di Gedung Wisma Antara Lantai tiga. Baca juga: Kemendag Siap Promosikan Produk Indonesia di Dubai Expo Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menuturkan, penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai landasan kerjasama Bekraf dan BTPN untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia dari sisi pemberdayaan dan pendampingan untuk para pelakunya. “Kami berupaya meningkatkan kapasitas usaha pelaku ekonomi kreatif, salah satunya dengan memberikan kemudahan akses perbankan dari BTPN,” ucapnya. BTPN adalah salah satu bank di Indonesia yang turut memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). BTPN juga turut aktif memberikan pelatihan dan informasi dalam peningkatan kapasitas nasabah untuk tumbuh dan berpeluang memiliki kehidupan yang lebih baik. Baca juga: Tahun…

Ingin Berbisnis Bersama Teman, Fahami Dulu Aturan Mainnya

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Membangun bisnis tentu membutuhkan modal yang tidak sedikit, apalagi jenis usahanya yang hendak dibangun memerlukan dana yang cukup besar. Bila tidak ingin meminjam dana dari perbankan, langkah paling cermat adalah bekerjasama dengan teman. Namun perlu diketahui bahwa, menggandeng rekanan tentu membutuhkan sinergi yang kuat, tidak hanya modal kepercayaan tapi juga mesti serba terbuka dalam berbagai aspek. Dalam hal ini, Anda akan membutuhkan sejumlah persiapan yang matang, mengingat kerja sama ini akan menyatukan dua pemikiran yang berbeda dalam satu usaha. Baca juga: Berikut Ini Referensi Usaha Menggiurkan di Tahun 2019 Setiap orang akan memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap berbagai hal, termasuk juga rekan Anda sebagai mitra usaha. Pertimbangkan dengan matang sejak awal, apakah sudah benar-benar siap untuk memulai bisnis bersama dengan teman? Sejumlah persiapan yang matang akan sangat dibutuhkan di dalam sebuah usaha yang dijalankan bersama, apalagi jika Anda berdua memang baru akan memulai bisnis untuk pertama kalinya. Ini…