Indonetwork.co.id (Jakarta) – Lebih dari 650 peserta dari 25 Negara meramaikan rangkaian pameran berskala international terbesar di ASEAN untuk produk dan teknologi solar panel, Power Plant, baterai, Lampu LED, kabel, smart home city, IOT, komponen elektronik, serta energi baru dan terbarukan.

Ajang tahunan yang digelar mulai tanggal 4-6 April di JIExpo Kemayoran Jakarta, menampilkan lebih dari 600 merek komponen elektronik, solar photovoltaik, penyimpan energi, lampu pintar, dan peralatan rumah pintar hadir di Solartech Indonesia 2019.

Baca juga: Krisna Energi Siap Supply Produk Solarcell di Pelosok Nusantara

Solartech Indonesia 2019 merupakan pameran teknlogoi panel surya terbesar se-Asia Tenggara, didukung oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Melalui ajang pameran ini, ESDM mendorong masyarakat untuk menggunakan energi terbarukan, terutama sollar rooftop, kelebihan daya dari pemasangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap (PV Rooftop) atau panel surya yang dapat dijual oleh konsumen ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Penggunaan pembangkit listrik tenaga surya juga diterapkan pada jalan umum menggunakan lampu LED smart systems. Sistem lampu pintar yang memudahkan petugas memonitor dan mengontrol lampu dari jarak jauh. PJU sistem pintar menerapkan konsep “Internet of Things,” menghubungkan internet dengan benda sehingga dapat dikontrol atau digunakan dengan perangkat tanpa kabel.

Selain produsen dari Indonesia, hadir juga produsen dari Malaysia, Singapura, India, Cina, Jerman, dan beberapa negara lain.

Baca juga: Indonetwork dan TechnoBusiness Media Jalin Kerja Sama

Penyelenggara pameran, PT Global Expo Mangement (GEM) menargetkan lebih dari 20.000 pedagang profesional hadir. Ajang yang berlangsung di Jakarta International Expo, Jakarta diharapkan menjadi pameran energi terbarukan terbesar di ASEAN.

Bersamaan dengan pameran ini, diseleggarakan juga Indonesia Renewable Energy Forum (IREF) 2019. Forum ini mempertemukan kalangan industri, pemerintah, peneliti, dan penentu kebijakan. Mereka membahas dan bertukar pengalaman di bidang tenaga surya, energi terbarukan, dan cara penyimpanan energi.

Sejumlah pembicara yang dijadwalkan memberi pemaparan antara lain Prof Ir Rinaldy Dalimi, MSc, PhD (Dewan Energi Nasional), Budi Mulyono (PT PLN), dan Nick Nurrachman (Ketua APAMSI), Prof Dr Pekik Dahono (PJCI), Fendi Liem (PT Selaras Saya Utama), Ir Putu Juli Ardika, MA (Kementerian Perindustrian).

Melalui ajang ini, GEM Indonesia terus menunjukan dukungannya atas program pemerintah melalui terlaksananya pameran berskala internasional. Solartech Indonesia 2019, INALIGHT 2019, Smart City Indonesia 2019, INATRONICS 2019 dan Cable Indonesia 2019 jadi bukti bahwa, GEM Indonesia selaku pihak penyelenggara yang konsisten menyuguhkan kebutuhan industrienergi baru dan terbarukan bagi masyarakat global termasuk Indonesia.

Dedy Mulyadi