Indonetwork.co.id (Bandung) – Bertempat di The Trans Luxury Hotel Bandung, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lima perbankan syariah nasional gelar Sharia Banking for Creative Business Matching.

Bekraf mempertemukan lima perbankan syariah dengan 200 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk mengenalkan perbankan syariah kepada pelaku ekraf serta memperluas kesempatan pelaku ekraf dalam mengakses pembiayaan perbankan syariah.

Baca juga: Bekraf Siap Rangkul Pebisnis Kuliner Go Internasional

“Pada kesempatan itu perwakilan perbankan syariah mensharing produk-produknya. Para pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan permodalannya melalui perbankan,” ucap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma.

Deputi Akses Permodalan Bekraf, Fadjar Hutomo menambahkan, sebagai tindak lanjut dari Bekraf Financial Club (BFC). Fadjar memberitahukan data Bank Indonesia, total portofolio kredit perbankan ke sektor ekraf 9% dan portofolio perbankan ke UKM 20%.

“BFC dan business matching ini didasari dari satu titik awal bahwa, portofolio kredit perbankan ke sektor ekraf jumlahnya masih kecil. Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman kawan-kawan perbankan kepada nature business dari industri kreatif,” terangnya.

“Saya berharap, acara-acara seperti ini dapat berujung pada portofolio pembiayaan perbankan,” ungkap Fadjar.

Direktur Penelitian, Pengembangan, Pangaturan, dan Perizinan Perbankan Syariah OJK, Deden Firman, menginformasikan bukan hanya perbankan syariah yang perlu dikembangkan, tetapi juga nasabahnya.

Gali Potensi Dua Industri
Deden mengungkapkan, pelaku ekraf perlu menggali potensi dua industri yang menempati nilai cukup besar yaitu halal food dan fashion.

“Ternyata jika dipertemukan lagi dengan ekraf secara umum, dua sektor terbesarnya juga kuliner dan fashion. Sayang sekali jika tidak memanfaatkan dinamika di industri halal,” terang Deden.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Kepala Bagian Perekonomian SETDA Kota Bandung, Hj. Lusi Lesminingwati, mewakili Walikota Bandung.

Dalam gelaran itu, menampilan pula kisah sukses Ayam Bakar Pak Mono memotivasi 200 pelaku ekraf yang hadir untuk terinspirasi mengembangkan usaha mereka. “Nikmati setiap proses karena proses adalah nikmat,” kata Pak Mono, Owner Ayam Bakar Pak Mono.

Masing-masing Group Head Business Banking menginformasikan produk-produk yang ditawarkan perbankan syariah serta persyaratan mengaksesnya. Booth dari kelima perbankan syariah ini berada di area acara untuk business matching antara perbankan syariah dengan pelaku ekraf yang hadir.

Dedy Mulyadi