Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan sektor usaha yang paling diminati di Indonesia. Selain tidak membutuhkan modal yang besar, resiko kerugiannya pun bisa dikatakan kecil.

Jenis usaha ini di Indonesia merupakan salah satu penyumbang terbesar penyedia lapangan pekerjaan. Tak heran jika pertumbuhannya pun cukup pesat.

Baca juga: Wujudkan Iklim Usaha Kondusif, Pemerintah Tetapkan STRANAS

Dari segi keuntungan, usaha kecil menengah ini memang tidak seperti usaha lain dalam skala yang besar dan mampu meraup keuntungan menjanjikan dalam waktu yang cepat. Namun, usaha ini juga memiliki kelebihan.

Berikut ini beberapa kelebihan bisnis UKM yang bisa dijelaskan secara rinci. Meski berskala kecil, namun usaha jenis ini memiliki banyak kelebihan pada menjalankannya, terutama dari sisi pembentukan dan operasional.

Pertama, pembentukan usaha kecil menengah ini terbilang lebih sederhana, begitu pula operasionalnya. Membentuk usaha ini relatif mudah, sehingga bisa digeluti oleh pengusaha pemula.

Inovasinya Lebih Mudah Terealisasi
Karena tidak terpaut oleh sistem kerja perusahaan maka pekerja lebih bebas menyumbangkan ide. Maka, bila ada ide atau produk yang dapat mempengaruhi perkembangan usaha maka dapat langsung digarap dan diluncurkan segera.

Biaya Operasional Kecil
Umumnya, UKM membuka usaha berdomisili di masing-masing dan tidak memiliki kantor yang tetap. Sehingga, biaya operasional yang dikeluarkan tidah terlalu besar. Biaya yang dikeluarkan hanya sekadar untuk produksi sehari-hari.

Lebih Spesifik Dan Fokus
Umumnya, perusahaan harus mengikuti pangsa pasar agar nama mereka tidak tenggelam di makan jaman. Namun untuk bisnis UKM tidak harus mencoba mengikuti keinginan konsumen.

Pelaku unit usaha ini biasanya lebih konsentrasi untuk bisa memproduksi buatannya sendiri agar dapat diterima masyarakat. Karenanya, mereka lebih spesifik dan fokus dalam segala hal.

Karena tanggungannya tidak sebesar usaha dalam skala besar, maka dana operasional perbulannya relatif kecil dan mempunyai potensi pertumbuhan yang baik.

SDM Bisa Diminimalisir
Dengan menargetkan pasar yang lebih kecil, tentunya sumber daya manusia yang dibutuhkan akan lebih sedikit. Dalam usaha berskala kecil ini, pemilik merangkap semua manajerial seperti marketing, finance dan administrasi. Sehingga pembiayaan pun dapat ditekan sedemikian mungkin.

Dedy Mulyadi