Indonetwork, BisnisMemiliki sebuah usaha tentu saja banyak yang harus diperhatikan. Misalnya saja seperti mengetahui biaya persediaan bahan baku dan lain lainnya. 

Tentu saja setiap industri memiliki bahan baku yang diolah untuk dapat menjadi sebuah produk. Bahan baku dan produk akhir tiap industri pun berbeda-beda.

Bahan baku dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis. Berikut artikel dari Indonetwork ini akan membahas tentang bahan baku. Pastikan Anda membacanya hingga selesai. 

Pengertian Bahan Baku

pengertian bahan baku
Sumber: Unsplash

Bahan baku adalah bahan atau komponen yang dibutuhkan dan digunakan dalam membuat suatu produk di sebuah industri. Dalam suatu perusahaan, bahan baku memiliki arti yang sangat penting karena hal tersebut sangat dibutuhkan pada saat proses produksi hingga menghasilkan suatu output.

Bahan baku di dunia industri merupakan faktor terpenting dalam keberlangsungan sebuah industri. Suatu industri yang tidak memiliki bahan baku maka tidak dapat menghasilkan suatu produk. Oleh sebab itu, untuk menjaga kelancaran proses produksi, maka persediaan bahan baku harus terus diperhatikan dengan baik.

Faktor Yang Mempengaruhi

bahan baku plastik
Sumber: www.agro-chemistry.com/

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi persediaan bahan baku. Agar tidak terjadi kesalahan dalam bisnis, Anda perlu mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi persediaan bahan baku.

Berikut beberapa rincian faktor yang mempengaruhinya.

1. Harga

Faktor utama yang sering mempengaruhi persediaan bahan baku adalah harga. Harga bahan baku akan menjadi faktor penentu berapa besar biaya/dana yang harus disediakan oleh perusahaan.

BACA JUGA: Tips Menentukan Harga Jual Barang Yang Sesuai

2. Perkiraan Pemakaian

Faktor persediaan bahan baku ini merupakan salah satu faktor yang cukup penting dan dapat mempengaruhi bahan baku Anda. Melakukan perkiraan dari perhitungan pemakaian yang dicatat oleh perusahaan akan mempengaruhi jumlah dari bahan baku yang akan digunakan dalam proses menghasilkan barang jadi dan memudahkan proses produksi.

3. Biaya Persediaan

Perusahaan akan menanggung biaya-biaya persediaan untuk menyelenggarakan persediaan bahan baku.

4. Kebijakan Pembelian

Kebijakan pembelian termasuk faktor yang dapat mempengaruhi persediaan bahan baku karena dapat menentukan seberapa besar dana yang bisa digunakan untuk investasi (dalam persediaan bahan baku).

5. Waktu Tunggu Pesanan

Hal ini berkaitan dengan tenggang waktu dari pemesanan bahan baku dan datangnya bahan baku yang dipesan. 

Waktu tunggu ini berhubungan langsung dengan penggunaan bahan baku. Jika pemesanan bahan baku yang akan dipergunakan tidak memperhitungkan waktu tunggu, maka kemungkinan akan terjadi kekurangan bahan baku.

6. Persedian Pengaman

Memiliki persediaan pengaman menjadi faktor yang cukup penting yang harus diperhatikan karena akan membuat proses produksi bisa berjalan dengan lancar. Tanpa adanya stok cadangan, bisa saja timbul masalah terkait kehabisan bahan baku pada saat ingin produksi.

Jenis Bahan Baku

jenis bahan baku raw material
Sumber: businessday.ng

Bahan baku memiliki 2  jenis bahan baku, yaitu bahan baku langsung dan tidak langsung berikut penjelasan rincinya.

1. Bahan Baku Langsung 

Bahan baku langsung atau sering disebut juga direct material adalah bahan mentah atau bahan yang merupakan bagian dari barang jadi sebagai bahan produksi. Biasanya, biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan bahan baku langsung harus segera dikeluarkan agar proses produksi bisa segera dilakukan.

Bahan baku langsung  juga memiliki beberapa ciri diantaranya:

  1. Jika bahan baku langsung tidak tersedia maka perusahaan tidak dapat membuat barang jadi  atau suatu produk.
  2. Bahan baku langsung paling sering digunakan dalam proses produksi dibandingkan dengan bahan yang lainnya.

2. Bahan Baku Tidak Langsung 

Selain memiliki jenis bahan baku langsung, ada juga bahan baku tidak langsung atau Indirect Material. 

Bahan baku ini adalah jenis bahan baku yang memiliki peran dalam proses produksi tetapi tidak langsung terlihat pada barang jadi. 

Jika bahan baku langsung harus ada agar dapat menjalankan proses produksi, maka bahan baku tidak langsung tidak harus ada dan suatu produksi tetap berjalan. 

Contoh Bahan Baku

bahan baku telur
Sumber: Pexels

Berikut beberapa contoh bahan baku yang umumnya digunakan pada saat proses produksi suatu industri.

1. Bahan Baku Mentah 

Sesuai dengan namanya, jenis bahan ini merupakan jenis bahan dengan wujud mentah sebagai bahan utama produksi. 

Biasanya persediaan bahan mentah didapatkan dari sumber alam alam atau dibeli dari supplier, seperti sayuran, daging, kayu dan lain sebagainya. 

2. Komponen-komponen rakitan

Komponen rakitan merupakan barang-barang yang komponen dari sebuah barang dimana secara langsung dapat dirakit menjadi produk, contohnya seperti baut, chip dan lain lain.

3. Barang Penolong

Bahan baku barang penolong adalah barang yang diperlukan dalam sebuah proses sebuah produk akan tetapi bukan bagian dari barang jadi.

4. Barang Dalam Proses

Barang-barang dalam proses merupakan barang keluaran dari tiap-tiap bagian dalam suatu proses produksi atau yang sudah diolah menjadi suatu bentuk. Akan tetapi masih perlu diproses lebih lanjut untuk dapat menjadi sebuah barang jadi.

5. Barang Jadi

Barang jadi merupakan barang-barang yang sudah selesai diproses atau diolah dalam pabrik dan siap untuk dijual atau dikirim kepada pelanggan atau konsumen.


Demikian penjelasan mengenai bahan baku semoga dapat membantu menambah pengetahuan dan dapat meningkatkan laba perusahaan yang sedang Anda jalankan.. 

Jika Anda sudah memiliki bisnis dan ingin mencari tempat untuk menjajakan produk Anda, maka segeralah bergabung dengan Indonetwork. Sebagai B2B marketplace terbesar di Indonesia, Indonetwork memiliki lebih dari 3.000 member dan dikunjungi oleh ribuan orang setiap harinya. Maka, produk Anda pun akan semakin dikenal dan dapat menjangkau masyarakat luas di seluruh Indonesia.

Penulis: Adelia

Editor: Nafila Chaerunnisa 


%d bloggers like this: