Cara mengendalikan reputasi perusahaan – Suka atau tidak, apa yang orang lain katakan mengenai bisnis Anda, tentu ada pengaruhnya. Penilaian orang bisa mempengaruhi urusan kemitraan dan kerjasama bisnis di masa depan. Belum lagi merek Anda sendiri.

Inilah sebabnya kami mengumpulkan beberapa pendapat dari pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Young Entrepreneur Council mengenai cara mengendalikan reputasi perusahaan di internet.

cara mengendalikan reputasi bisnis - tips mengamankan situs dengan https

Baca juga: Tips mengamankan situs dengan HTTPS

Berikut adalah daftarnya:

Hasilkan konten Anda sendiri

John Hall dari Influence & Co. mengatakan, “Kami secara konsisten menerbitkan konten sendiri, entah itu melalui rubrik yang saya buat, atau yang Kelsey Meyer (Presiden Influence & Co.) buat.

Hal ini memungkinkan untuk mengatur pembicaraan tidak hanya di sekitar pekerjaan yang kami lakukan, namun juga hubungan dengan perusahaan lain di bidang industri yang sama.

Konten yang di rancang mencirikan citra dari Influence & Co. sebagai pemimpin pasar di ruang industri yang kami jalani dan karenanya memberi banyak ruang untuk mengendalikan reputasi perusahaan.”

Lakukan pencarian gambar dan logo perusahaan Anda di internet

Brett Farmiloe dari Markitors mengatakan, “Kami mengandalkan TinEye (tineye.com) untuk melakukan pencarian gambar secara terbalik pada logo dan gambar-gambar yang pernah di rancang sebelumnya, seperti infografis.

TinEye akan menelusuri sekitar 15,9 miliar gambar yang beredar di internet dan memberitahukan Anda mengenai URL mana saja yang menggunakan gambar tersebut.

Awalnya kami memanfaatkan jasa TinEye sebagai strategi membangun backlink (untuk SEO), namun kemudian sadar bahwa layanan tersebut dapat pula di gunakan untuk mengawasi merek. Saya sarankan Anda untuk melakukan penelusuran gambar sekali dalam sebulan.”

Gunakan Google Alerts dan Mention

Rahul Varshneya dari Arkenea LLC mengatakan, “Kami menggunakan campuran Google Alerts dan Mention untuk memonitor setiap percakapan dan ulasan yang terkait dengan merek (perusahaan) kami.

Anda pun dapat memasangnya supaya dapat mendengarkan percakapan di saluran jejaring sosial, blog dan situs web yang sedang membahas merek Anda.

Google Alerts dan Mention berguna untuk mengetahui apa yang orang sedang bicarakan dan bagaimana persepsi mereka terhadap merek dan perusahaan Anda.”

Pasang kueri pengawasan di jejaring sosial

Firas Kittaneh dari Amerisleep mengatakan, “Kami mengawasi setiap istilah yang berkaitan dengan merek perusahaan di berbagai jejaring sosial.

Pendekatan ini hampir “menyentuh akar rumput” karena kami ingin memastikan setiap percakapan negatif mengenai merek dan dapat segera di tangkal sebelum menjadi tren dan buah bibir di media.

Pada waktu yang bersamaan, kami juga ingin mengetahui secara langsung setiap pengalaman positif yang di rasakan pengguna, jadi kami dapat memanfaatkan pengalaman tersebut sebagai testimoni.”

Lacak percakapan dan ulasan pengguna dengan BirdEye

Shaylen Dever dari Chatter Buzz mengatakan, “BirdEye (birdeye.com) memungkinkan kami untuk mengawasi apa-apa saja yang sedang orang bicarakan mengenai perusahaan.

Cakupannya mencapai hampir seluruh situs ulasan populer (Yelp, Google Places, Avvo dan sebagainya). Mereka akan mengirim pemberitahuan email jika ada yang mengulas perusahaan Anda.

Sisanya, terserah Anda. Entah Anda ingin merespon ulasan negatif secara halus atau berbagi ulasan positif, semua dapat di manfaatkan untuk memperkuat kesan yang baik terhadap reputasi perusahaan.”

Tugaskan orang lain untuk mengendalikan reputasi perusahaan Anda di internet

Blair Thomas dari First American Merchant mengatakan, “Bahkan jika Anda mempekerjakan manajer pemasaran terbaik di dunia, Anda tidak akan mampu memprediksi jalannya perkembangan reputasi perusahaan yang beredar di dunia maya.

Persepsi orang di dunia maya merupakan kombinasi dari begitu banyak faktor. Jika perusahaan sudah memasuki tahap kesuksesan besar dan terlalu banyak menerima respon dari konsumen, sebaiknya Anda mulai mempekerjakan tim khusus untuk mengendalikan reputasi perusahaan dari hulu ke hilir.”