Pemilihan nama yang tepat untuk startup memang memiliki dampak yang besar, karena hal ini juga turut serta dalam menentukan kesuksesan dari bisnis itu sendiri nantinya. Penamaan yang salah dan tidak sedap di dengar tentu akan menimbulkan kesulitan terutama ketika sedang berkomunikasi dengan konsumen.

Masalahnya juga bisa melebar ke ranah hukum dan Anda akan di repotkan dengan isu yang harusnya tidak menjadi kendala sama sekali. Sebaliknya, nama bisnis yang kuat dan jelas dapat membantu upaya Anda melakukan pemasaran dan branding.

Berikut ini adalah 10 tips menemukan nama startup atau bisnis yang ideal:

Hindari nama yang sulit di eja

Jangan buat calon konsumen merasa kebingungan hanya karena ingin mencari nama bisnis Anda. Inilah mengapa banyak pihak geleng-geleng kepala ketika sebuah layanan berbagi foto mengusung “Flickr” sebagai namanya.

Meski Flickr kini sudah umum di kenal, namun lebih baik Anda hindari nama-nama semacam itu, supaya konsumen tidak salah mengeja.

tips menemukan nama startup - memanfaatkan crowdfunding

Baca juga: Tips memanfaatkan crowdfunding untuk pendanaan startup

Jangan memilih nama yang membatasi pertumbuhan ruang bisnis Anda

Memilih nama dengan makna yang terlalu sempit bisa menyebabkan masalah di tengah jalan. Anda tidak akan pernah menyangka, bagaimana bisnis startup Anda akan berkembang ke depannya.

Bayangkan jika Jeff Bezos memilih OnlineBooks ketimbang Amazon sebagai nama bisnis ketika pertama kali mendirikan toko e-commerce-nya. Mungkin dia tidak akan menjadi orang terkaya kelima di dunia seperti sekarang ini.

Karenanya, hindari nama-nama yang terlalu generik seperti “Susu Murni Bandung” atau “Surabaya Komputer.” Jangan batasi nama bisnis Anda berdasarkan kategori produk atau lokasi.

Lakukan pencarian terperinci di internet

Begitu Anda menentukan nama yang akan di daftarkan, lakukan pencarian web dengan menggunakan kata kunci nama tersebut. Kerapkali nama yang Anda ingin daftarkan sudah di dahului oleh orang lain. Meski bisa di akali, namun Anda akan terpaksa berpikir ulang.

Ambil domain dengan ekstensi .com

Meski ekstensi domain di internet kini semakin membludak, namun .com tetap di pandang sebagai ekstensi paling umum dan mudah di ingat, bahkan ketimbang .net, .org, .biz dan .info.

Konsumen cenderung mengasosiasikan domain .com dengan bisnis yang sudah berjalan mapan. Tidak jarang, domain .com yang Anda cari sudah di daftarkan oleh orang lain, namun biasanya mereka bersedia melepasnya dengan harga yang lebih mahal dari pasaran.

Domain .com adalah sebuah investasi. Ketersediaannya bisa Anda cari di penyedia layanan domain dan hosting lokal seperti Idwebhost, Masterweb, Rumahweb, Niagahoster dan sebagainya. Atau jika punya kartu kredit, Anda dapat membeli dari penyedia luar negeri seperti GoDaddy dan Namecheap.

Pastikan juga Anda mendaftarkan nama startup di setiap jejaring sosial dan membuat akunnya.

Gunakan nama yang menyiratkan makna

Idealnya nama startup harus mengindikasikan suatu makna yang sifatnya positif dan mendukung jenis bisnis apapun. Nah bisakah netizen langsung menebak apa jenis bisnis Anda?

Nama-nama unik seperti Google, Yahoo dan Zappos memang terkesan menarik dan gampang di ingat, namun biaya pemasarannya jauh lebih besar. Gunakan nama-nama yang menyiratkan makna secara gamblang, seperti Cling.com, Administer.com dan sebagainya.

Lakukan pencarian HAKI

Pastikan nama yang hendak Anda daftarkan masih bisa di daftarkan di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Dirjen HAKI) untuk memberi bisnis Anda kekuatan hukum.

Dirjen HAKI sendiri sudah memfasilitasi pencariannya di halaman http://e-statushki.dgip.go.id/ di mana Anda dapat melihat merek yang statusnya sedang dalam proses, di batalkan, di hapus maupun kadaluarsa.

Minta pendapat orang lain

Catatlah lima hingga 10 nama lalu minta rekan, teman atau kerabat Anda menilainya. Akan lebih baik jika meminta pendapat target konsumen juga.

Pastikan nama yang Anda usulkan tidak punya konotasi negatif. Salah satu contoh lucu adalah ketika General Motors memasarkan mobil Nova di Amerika Selatan tanpa menyadari bahwa Nova berarti “tidak bergerak” dalam Bahasa Spanyol).

Pastikan enak di dengar ketika di ucapkan secara nyaring

Kadangkala, nama bisnis startup terlihat keren di atas kertas, namun terasa janggal ketika di ucapkan. Jika nama bisnis Anda di ucapkan secara nyaring, pastikan konsumen tidak bingung mengenai ejaannya.

Gunakan situs penyedia ide nama untuk mencurahkan gagasan

Untuk menghemat tenaga dalam menemukan nama startup yang ideal, ada beberapa situs yang dapat di manfaatkan sebagai sumber curah ide. Di antaranya adalah:

  • Visual Thesaurus (memberi gambaran visual mengenai kata kunci tertentu)
  • NameMesh.com (menciptakan nama perusahaan startup secara acak)
  • Naminum.com (memungkinkan Anda untuk menghasilkan nama berdasarkan tema tertentu)

Pastikan secara pribadi, Anda senang dengan nama tersebut

Sebagai pemilik bisnis, Andalah yang akan membesarkan nama tersebut seperti anak kandung sendiri. Jadi, pastikan Anda benar-benar puas dan yakin bahwa nama tersebut akan bergema di hati setiap konsumen.