Air merupakan molekul yang terkandung di dalam setiap material maupun bahan. Molekul air ini akan menempati ruang kosong yang terdapat pada material tersebut, misalnya celah sel. Keberadaan air pada bahan tertentu bisa diukur dengan menggunakan alat pengujian kadar air.

Kadar air pada suatu bahan atau mineral bisa menjadi penentu kualitas material tersebut. Misalnya kadar air yang banyak pada kayu, biji-bijian, dan kulit akan membuat bahan-bahan tersebut berkualitas.

Di industri pangan, kadar air punya peranan yang sangat penting. Hal itu berkaitan erat dengan daya tahan pangan ketika disimpan dalam waktu yang cukup lama.

Dalam kayu, kadar air akan menghilangkan sifat susutnya ukuran kayu. Karena kadar air dalam kayu sangat tinggi, sehingga ukurannya sangat mudah mengalami pengembangan dan penyusutan.

Cara Mengukur Kadar Air

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menentukan kadar air dalam suatu bahan. Ketiga metode tersebut bisa Anda pelajari di bawah ini.

1. Metode Kering Oven

Pengujian kadar dalam bahan dengan metode kering oven dengan cara memanaskan bahan yang akan diuji. Langkah awal yang perlu Anda lakukan yaitu dengan menimbang berat sampel bahan terlebih dahulu.

Pastikan kalau oven yang digunakan sudah terintegrasi dengan timbangan digital supaya penentuan kadar air bisa lebih mudah. Kemudian sampel dipanaskan dalam oven dengan temperatur dan waktu tertentu.

Sampel yang akan ditimbang setelah pemanasan harus benar-benar kering. Jika sudah, Anda bisa menimbangnya dengan timbangan digital.

Setelah itu, bandingkan berat sampel sebelum dipanaskan dan sesudah dipanaskan. Berat yang hilang merupakan kadar air dari sampel tersebut.

2. Metode Inductive

Metode ini bisa Anda gunakan jika dalam alat ukur sudah menerapkan sistem digital. Prinsip kerja yang digunakan dalam metode ini adalah induksi baik induksi listrik maupun magnetik dalam menentukan kadar air.

3. Metode Gaya Tolak Elektris

Dalam metode ini menggunakan listrik statis yang dilewatkan pada sampel yang akan diukur. Banyak alat ukur yang menggunakan metode ini. Nantinya alat ukur air tersebut akan menghitung kadar air secara otomatis ketika listrik statis dilewatkan pada sampel.

Dari beberapa metode yang kami jelaskan di atas, metode pengukuran yang paling mudah tentu saja menggunakan alat ukur kadar air digital. Alat ukur tersebut disebut dengan moisture meter yang telah dilengkapi dengan probe yang baik baik model tempel maupun tusuk.

Baca juga: Cara Menggunakan Alat Ukur Kadar Garam Air Laut

Cara Menentukan Kadar Air Dengan Alat Ukur

Cara menentukan kadar air dengan menggunakan alat ukur sangatlah mudah. Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

  • Nyalakan terlebih dahulu alat penguji kadar air dengan menekan tombol ON pada alat.
  • Tentukan mode pengukuran dan tentukan juga bahan apa yang akan diukur, apakah bijian atau kulit.
  • Setelah itu tempelkan probe pada sampel yang kan diuji.
  • Jika probe bermodel tusuk, tusukkan probe tersebut pada sampel.
  • Tunggu beberapa saat untuk proses pengukuran secara otomatis.
  • Jika telah selesai, kadar air dalam sampel akan langsung terlihat pada layar LCD alat dalam bentuk digital.

Salah satu perusahaan yang jual alat penguji kadar air adalah Berkah Amanah. Perusahaan yang berpusat di Purwokerto, Jawa Timur ini menjual berbagai alat pengujian termasuk alat pengujian kadar air digital.

Itulah beberapa metode yang bisa digunakan dalam menentukan kadar air dalam suatu bahan. Untuk lebih mudah, proses pengujian sampel bisa dilakukan dengan menggunakan alat pengujian kadar air. Hasil yang didapatkannya juga lebih akurat.


Author

%d bloggers like this: