Category

Budidaya

Category

Dukung Produk Kreatif, Bekraf Remikan Bamboo Market di Serpong

Indonetwork.co.id (Tangerang Selatan) – Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf menghadiri pembukaan Bamboo Market, pasar ekonomi kreatif yang diselenggarakan Akademi Bambu Nusantara di Akademi Bambu Nusantara, Serpong. Dengan kreativitas dan inovasi, bambu adalah emas hijau Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi. Bekraf mendukung kreativitas penggiat bambu yang meningkatkan nilai bambu sebagai komoditas ekspor. Baca juga: Gandeng WartaEkonomi, Indonetwork Siap Bantu Perluasan Pemasaran UMKM Triawan Munaf menuturkan, “Bambu adalah take it for granted yang mudah tumbuh di Indonesia dan bisa digunakan sebagai apa saja. Bekraf ingin mengembangkan manfaat bambu dan apresiasi kepada alam.” Penggiat bambu di Akademi Bambu Nusantara berinovasi mengolah bambu menjadi rumah layak huni. 20 ribu unit rumah bambu telah dipesan untuk ekspor ke Meksiko, Amerika Utara. Inovasi lain dari bambu adalah sepeda bambu yang telah menjadi komoditas ekspor yang dikirim ke Belgia, Inggris, dan Turki. “Bambu adalah emas hijau untuk masa depan Indonesia,” ucap founder Akademi Bambu Nusantara, Mukoddas…

Wujudkan Visi Indonesia, Kominfo Dorong Petani Go Digital

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, Pemerintah akan mendorong sebanyak delapan juta masyarakat Indonesia untuk Go Digital yang bergerak di bidang pertanian dan perikanan tradisional. “Visi Ekonomi Digital Indonesia sudah dengan jelas menetapkan arah pembangunan kita di masa depan,” jelas Menteri Komukasi dan Informasi Rudiantara dalam Peluncuran Data Center Kedua Alibaba Cloud Indonesia, di Jakarta. Baca juga: Kemenperin Libatkan Perguruan Tinggi Tumbuhkan Wirausaha Menurut Rudiantara, salah satu yang menjadi target Pemerintah adalah membantu minimal delapan juta orang di industri pertanian dan perikanan tradisional Go Digital. Selain membantu sekitar delapan juta orang di bidang pertanian dan perikanan, Pemerintah melalui Kemkominfo juga berupaya meningkatkan ekonomi digital Indonesia. “Target kami adalah untuk mendorong decacorn dan unicorn baru. Kemkominfo ingin mempercepat pertumbuhan setidaknya 1.000 perusahaan rintisan, serta Usaha Kecil dan Menengah, semuanya sudah harus Go Digital,” ujar Rudiantara Dalam acara bertema Hello Indonesia 2019, itu Menteri Rudiantara menyatakan mendukungannya terhadap program Internet…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 18 Kawasan Industri di luar Jawa Beroperasi

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Dengan kondisi politik dan ekonomi di Indonesia yang tetap stabil. Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian meyakinkan bahwa, sejumlah sektor industri manufaktur akan mengalami kenaikan pertumbuhan di tahun 2019. Beberapa investor bahkan tetap yakin menanamkan modalnya di tanah air. Menurut Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, Indonesia masih menjadi negara tujuan utama investasi khususnya di sektor industri manufaktur. Pada era pemerintahan Jokowi, di klaster Cilegon, sudah ada beberapa tambahan investasi. Misalnya, Posco dan Krakatau Steel sebesar USD3 miliar dan Lotte yang belum lama melakukan ground breaking senilai USD3,5 miliar. Baca juga: Sektor Industri Manufaktur Diyakini Masih Mencorong di Tahun 2019 Meski memasuki tahun politik Menperin berharap, upaya itu diharapkan dapat memberikan efek kepercayaan diri kepada investor, walau dilakukan menjelang pesta demokrasi (Pemilu). Kemenperin mencatat, pada tahun 2014 dengan adanya momentum Pemilu, industri pengolahan naik menjadi 5,61 persen dibanding capaian tahun sebelumnya sebesar 5,45 persen. Sektor yang menopang lonjakan tersebut, antara lain industri…

Gandeng BTPN Bekraf Siap Tingkatkan Kapasitas Pelaku Ekonomi Kreatif

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) dalam pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan bagi pengembangan usaha pelaku ekonomi kreatif. Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo bersama Wakil Direktur Utama BTPN Ongki Wanadjati Dana menandatangani nota kesepahaman di Gedung Wisma Antara Lantai tiga. Baca juga: Kemendag Siap Promosikan Produk Indonesia di Dubai Expo Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo menuturkan, penandatanganan nota kesepahaman ini sebagai landasan kerjasama Bekraf dan BTPN untuk mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia dari sisi pemberdayaan dan pendampingan untuk para pelakunya. “Kami berupaya meningkatkan kapasitas usaha pelaku ekonomi kreatif, salah satunya dengan memberikan kemudahan akses perbankan dari BTPN,” ucapnya. BTPN adalah salah satu bank di Indonesia yang turut memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). BTPN juga turut aktif memberikan pelatihan dan informasi dalam peningkatan kapasitas nasabah untuk tumbuh dan berpeluang memiliki kehidupan yang lebih baik. Baca juga: Tahun…

Hadir di ICEEI 2018, Indonetwork Ajak Pelaku Usaha Jadi Distributor Elektronik

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Indonetwork sukses menggelar talkshow digital marketing di ajang International Consumer Electronics Expo Indonesia 2018 (ICEEI 2018). Gelaran tersebut merupakan kali pertama dalam sejarah perjalanan Indonetwork membangun peluang bisnis elektronik Tiongkok hadir di tanah air. Baca juga: ICEEI 2018 Hadirkan Produk Elektronik Unggulan Untuk Pasar Indonesia Buah kolaborasi antara Indonetwork bersama PT. Shan Hai Map, direktori bisnis online terbesar di Indonesia ini membuka jaringan bagi pelaku usaha asal Tiongkok untuk bisa memasarkan produknya melalui Indonetwork. “Pada kesempatan kali ini, kami berusaha memaparkan secara detail mulai dari keunggulan membership hingga mengurai produk upsell dihadapan sejumlah pemilik brand elektronik peserta pameran,” ungkap Meddy H. Papinka, General Manager Indonetwork. “Kami juga memberikan kesempatan bagi mereka (pemilik brand elektronik asal Tiongkok) untuk mempresentasikan keunggulan produknya dihadapan member Indonetwork,” jelasnya. Dalam hal ini kata Meddy, Indonetwork berusaha menjembatani para pemilik brand yang ingin memasarkan produknya di pasar Indonesia…

RKN 2018 Bakal Suguhkan Keanekaragaman Kopi Nusantara

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM), Kementerian Koperasi dan UKM kembali menggelar ajang tahunan bertajuk Rembug Kopi Nusantara 2018. Gelaran tersebut berlangsung di Exhibition Hall, Gedung Smesco Indonesia, Jakarta, mulai hari ini 26-28 Oktober 2018. Menurut Direktur Utama LLP-KUKM Emilia Suhaimi, selain menyatukan potensi yang ada dari komoditas kopi Indonesia, Rembug Kopi Nusantara 2018 juga diharapkan dapat memperkenalkan keanekaragaman kopi nusantara ke mancanegara. Diketahui bahwa, perkebunan kopi Indonesia yang mencapai 1,3 juta Ha telah menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara produsen ke-4 terbesar di dunia. Cita rasa kopi Indonesia terkenal memiliki kualitas terbaik di mata dunia. Melalui acara ini, Smesco Indonesia ingin memberi ruang KUKM untuk mempromosikan hasil kreativitas mereka kepada masyarakat luas untuk mengenalkan produk-produk lokal berkualitas. “Kami mengundang para pelaku UKM di bidang kopi untuk dapat berkumpul dan saling bersinergi dalam rangka mem-branding produk kopi unggulan dari masing-masing daerah sehingga bisa menjadi…

Hipemi Yogya: Pemasaran Digital Sangat Penting Untuk Jaring Konsumen

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pelaku UMKM untuk mengoptimalkan potensi bisnis online yang ada di Yogyakarta, sebagai salah satu strategi pemasaran saat ini. Data Asosiasi E-Commerce Indonesia atau Indonesia E-commerce of Association (idEA) mencatat, potensi transaksi e-commerce atau bisnis online di Indonesia terus meningkat secara signifikan. Baca juga: Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta: Pelaku Usaha Haruslah Adaptasi Menurut Ketua Himpunan Pengusaha Muslimah Indonesia (Hipemi) Yogyakarta, Hj. Nina Kurnia, potensi terhadap e-commerce DIY akan membawa dampak yang besar bagi pendapatan pelaku usaha UMKM. “Produk yang dihasilkan jadi lebih berkualitas dan pemasarannya lebih luas lagi,” ungkapnya di sela-sela Roadshow #UKMGoGlobal di UGM Club (8/8) kepada indonetwork.co.id. Hipemi Yogyakarta mewadahi sekitar 130 UMKM dengan berbagai macam bidang usaha. “Di Yogyakarta, perkembangan UMKM sangat besar. Tinggal pelaku usaha itu dapat memanfaatkan peluang dan kesempatan yang diberikan oleh pemerintah melalui dinas-dinas ataupun pihak terkait seperti indonetwork.co.id,” jelasnya. Baca juga: Roadshow…

Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta: Pelaku Usaha Haruslah Adaptasi

Indonetwork.co.id (Yogyakarta) – Sebagai satu provinsi yang memiliki keunikan, Yogyakarta merupakan salah satu gudangnya UMKM di Indonesia. Dasar itulah Indonetwork.co.id bersama dengan PT. Omni Ecomm Expo selaku penyelenggara melakukan Roadshow E2E Commerce Indonesia di UGM Club, Yogyakarta pada 8 Agustus 2018 yang lalu. Tidak salah banyak pelaku usaha di Yogyakarta yang hadir Roadshow E2E Commerce Indonesia ini. Sekitar 150 pelaku usaha yang antusias dengan roadshow ini. Baca juga: Roadshow E2E Commerce di Yogyakarta Ajak UKM Perluas Pemasaran Menariknya para pelaku usaha ini tidak hanya datang dari kawasan Yogyakarta saja. Namun juga datang dari Solo, Magelang sampai Kudus. Menurut Meddy H. Papinka selaku General Manager Indonetwork.co.id, pelaku UMKM haruslah beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Saat ini, pelaku usaha wajib melakukan pemasaran dengan online. Jika tidak kedepan akan mati tergerus dengan perkembangan zaman,” ungkapnya. Baca juga: Indonetwork Siap Bantu Entrepreneur Muda Kota Medan Go Online Pernyataan ini juga diamini oleh Kepala Bidang UMKM, Dinas…

Indonetwork Akomodasi Kebutuhan Promosi Pelaku Usaha di Jateng

Indonetwork.co.id (Jateng) – Tumbuh suburnya UMKM dan menggeliat sektor bisnis industri di Jawa Tengah (Jateng) sekarang ini, rupanya mampu menarik minat pelaku usaha lainnya untuk ikut serta bersaing di pasar global. Menurut data statistik wilayah Jawa Tengah, di bulan Maret 2018 pertumbuhan UMKM mencapai 4 jutaan lebih. Pelaku usaha terbanyak berada wilayah di Banyumas. Artinya, ekonomi kerakyatan melalui UMKM mampu unjuk gigi di Jateng dengan support pemerintah daerah dan perbankan. Baca juga: Indonetwork Siap Bantu Entrepreneur Muda Kota Medan Go Online Menurut Sas Ariyanto, Agency Manager Indonetwork Perwakilan Jawa Tengah, selain kuliner khas, jenis usaha yang berkembang di Jateng diantaranya kerajinan batik, konveksi, makanan ringan dan produk kebutuhan sehari-hari. “Tak hanya bisnis kuliner, saat ini pengusaha lokal di Jateng juga sedang gencar berekspansi ke bisnis properti, pengembangan kawasan wisata seperti di pulau Bali,” terang Sas. Hanya saja katanya, banyak pengusaha lokal masih belum melek digital untuk memasarkan produknya secara online, mereka…

Indonetwork Siap Bantu Entrepreneur Muda Kota Medan Go Online

Indonetwork.co.id (Medan) – Kota satu ini tercatat sebagai kota ketiga yang memiliki tingkat kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia, setelah Jakarta dan Surabaya. Dari data statistik kependudukan Indonesia, jumlah penduduk  Ibukota Provinsi Sumatera Utara mencapai 2.467.183 jiwa.  Tak heran jika semua bidang usaha tumbuh subur. Untuk menjangkau pelaku usaha di kota tersebut, Indonetwork hadir menempatkan perwakilannya di Medan. Selain membantu pelaku usaha memasarkan produknya secara online, strategi ini dilakukan untuk menciptakan interaksi positif. Baca juga: Jangkau Wilayah Jawa Tengah, Indonetwork Hadir di Kota Jogjakarta “Geliat bisnis UMKM di Medan saat ini sangat beragam. Selain kuliner dan produk kerajinan khas Sumatera Utara, geliatnya bisa nampak di sektor komoditas, seperti batik, bordir, rotan, tas, sepatu dan lain-lain,” ucap Anto Juniawan, Agency Manager Indonetwork perwakilan Medan. Menurutnya, Medan telah melahirkan entrepreneur muda yang mencoba mengembangkan bisnis komoditas seperti kopi, kemiri, bawang, dan produk pertanian lain yang pangsa pasarnya menjangkau pelosok nusantara. “Tak hanya hasil bumi,…