Kategori

Panduan

Kategori

Jatim Jadi Proyek Percontohan Pengembangan Ekonomi Syariah

Indonetwork.co.id (Malang) – Selain sukses menjadi provinsi penggerak koperasi dan penumbuhkan kewirausahaan. Jawa Timur (Jatim) akan dijadikan pula sebagai pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Bank Indonesia (BI) menetapkan Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi proyek percontohan penerapan ekonomi syariah di Indonesia. Jatim dinilai memenuhi persyaratan untuk menjadi percontohan implementasi ekonomi syariah, di antaranya kuatnya kultur pesantren di tengah masyarakat provinsi paling timur di Pulau Jawa itu. Baca juga: Hingga 2017 Jumlah Koperasi Dan UMKM di Surabaya Tumbuh Pesat Menurut Kepala Perwakilan BI Malang, Dudi Herawadi, Jatim ditunjuk BI sebagai tuan rumah Indonesia Shari’a Economic Festival (ISEF). Jatim ditunjuk sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan. Sebab, kata Dudi, Jatim memiliki potensi luar biasa dibandingkan daerah lain. Disebutkan seperti potensi ekonomi Jatim merupakan terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Selain itu, kata dia, lembaga keuangan syariah di Jatim tumbuh pesat. Itu karena penduduk Jatim mayoritas Islam. Indikator lainnya, kata dia, di Jatim ada…

Sasar Generasi Muda, Kemendag Tanamkan Cinta Produk Indonesia

Indonetwork.co.id (Bima) – Untuk menanamkan kecintaan terhadap produk dalam negeri, Kementerian Perdagangan terus berupaya menjangkau masyarakat terutama generasi muda. Dalam hal ini, Kemendag menyelenggarakan dialog yang menyasar generasi muda dengan tema “Gerakan Menanamkan Kepedulian Penggunaan Produk Dalam Negeri Kepada Anak Didik dan Generasi Muda” di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa dan Rabu, 3-4 September 2017. Baca juga: Siap Gandeng Indonesia, PM Laos Jadwalkan Kunjungi TEI 2017 Acara tersebut merupakan kerja sama Kemendag dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Bima. “Generasi muda menjadi penentu bangsa dan penentu ekonomi nasional. Mereka bisa menjaga pasar domestik dengan cara mencintai, membeli dan menggunakan produk indonesia,” jelas Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga, Kemendag, Suhanto. Suhanto menyampaikan, membeli produk Indonesia berarti menggerakkan permintaan terhadap produk dalam negeri. Dengan begitu, masyarakat berkontribusi mendorong perkembangan industri nasional. “Dengan industri yang terus berpacu, maka tenaga kerja semakin banyak yang terlibat dan akan terus…

KTA Solusi Pinjaman Tepat Bagi Pelaku Usaha

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk pengembangan usaha, pinjaman ini mungkin bisa jadi solusi tepat. Ya, Kredit Tanpa Agunan (KTA) adalah satu dari sekian jenis pilihan pinjaman yang sangat membantu bagi pelaku usaha. Kelebihannya, tidak hanya dapat diajukan oleh karyawan yang memiliki gaji, bagi pelaku usaha (wiraswasta) pun bisa memanfaatkan pinjaman tanpa jaminan ini. Baca juga: Agar Produktif Kemenperin Beri Kemudahan Pembiayaan IKM Hanya saja dari sudut pandang tertentu, karyawan lebih mudah untuk menerima pinjaman KTA dibanding wiraswasta. Berikut ini uraian singkatnya. Pernyataan itu memang bisa dibenarkan, KTA merupakan produk pinjaman tanpa jaminan, maka status karyawan dan gaji itulah yang dijadikan jaminan bagi bank untuk menilai kemampuan kredit seseorang untuk membayar cicilan. Karena itu, keuntungan KTA Payroll, yaitu kredit tanpa agunan yang diberikan kepada seseorang yang memiliki pendapatan atau gaji yang ditransfer melalui bank yang diajukan. Perlu diingat, KTA juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Namun, ada sedikit yang membedakan pengajuan produk kredit…

Triwulan II Tahun Ini, Industri Komputer Mengalami Pertumbuhan Tertinggi

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Tak hanya industri manufaktur berskala besar maupun sedang yang mengalami pertumbuhan positif, produksi industri manufaktur berskala mikro dan kecil pun mengalami pertumbuhan yang sama. Memasuki triwulan II tahun 2017 produksi industri tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,50 persen terhadap triwulan II tahun 2016. Baca juga: Secara Kumulatif, Nilai Ekspor Indonesia Hingga Agustus 2017 Melesat Pertumbuhannya disebabkan oleh naiknya produksi industri komputer, barang elektronika dan optik sebesar 35,43 persen, industri kertas dan barang dari kertas sebesar 23,37 persen, serta industri mesin dan perlengkapan yang tidak termasuk dalam lainnya sebesar 22,26 persen. Selain mengalami kenaikan, beberapa jenis industri justru mengalami penurunan produksi diantaranya adalah industri pengolahan tembakau turun 14,32 persen, jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan  turun 7,96 persen, serta industri peralatan listrik turun 7,21 persen. Menurut data analisa Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS). Pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil triwulan II tahun 2017 naik sebesar 1,64 persen terhadap…

Pertumbuhan Industri Manufaktur Triwulan II 2017 Naik 4 Persen

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menurut data Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS), sejumlah industri manufaktur berskala besar maupun sedang mengalami pertumbuhan positif. Analisa BPS mengurai, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan II tahun 2017 naik sebesar 4,00 persen (dalam setahun) terhadap triwulan II tahun 2016. Baca juga: Berdayakan Industri Logam Pemerintah Sarankan Penggunaan Produk Lokal “Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh naiknya produksi industri barang logam, bukan mesin dan peralatannya, naik 10,86 persen, industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional, naik 9,21 persen,” ucap Kepala BPS, Suhariyanto. Sedangkan untuk industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia menurutnya, naik 8,98 persen. Sementara itu, jenis-jenis industri yang mengalami penurunan produksi adalah industri pengolahan lainnya, turun 10,53 persen, industri minuman, turun 8,26 persen, dan jasa reparasi, pemasangan mesin juga peralatan, turun 7,57 persen. Lebih lanjut Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan II tahun 2017 naik sebesar 2,57…

Secara Kumulatif, Nilai Ekspor Indonesia Hingga Agustus 2017 Melesat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2017 mengalami surplus USD1,72 miliar. Pencapaian ini ditopang oleh surplus sektor nonmigas USD2,41 miliar dan defisit neraca perdagangan migas sebesar USD680 juta. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, nilai ekspor Indonesia Agustus 2017 mencapai USD15,21 miliar atau meningkat 11,73 persen dibanding ekspor Juli 2017. Demikian juga dibanding Agustus 2016 meningkat 19,24 persen. Baca juga:  Semester Pertama Tahun Ini Pertumbuhan Ekspor Nonmigas Meningkat “Nilai impor Indonesia Agustus 2017 mencapai USD13,49 miliar atau turun 2,88 persen dibanding Juli 2017, namun meningkat 8,89 persen apabila dibandingkan Agustus 2016,” ucap Suhariyanto. Sejak Januari hingga Agustus 2017, secara keseluruhan surplus neraca perdagangan Indonesia tercatat sebesar USD9,11 miliar. Capaian tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar USD5,13 miliar. BPS juga mengurai data ekspor nonmigas selama Agustus 2017 mencapai USD13,93 miliar, naik 11,93 persen dibanding Juli 2017. Dibandingkan ekspor Agustus 2016,…

Wujudkan Iklim Usaha Kondusif, Pemerintah Tetapkan STRANAS

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita mengingatkan agar para pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan di sektor perlindungan konsumen berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 50 Tahun 2017 tentang Strategi Nasional Perlindungan Konsumen (STRANAS-PK). Hal ini disampaikan saat membuka acara Sinkronisasi Kebijakan Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga di Hotel Aryaduta, Jakarta, hari ini (18/9). Baca juga: Mendag Sejajarkan Merek Lokal Dengan Produk Asing di HBDI “Perpres STRANAS-PK adalah grand design perlindungan konsumen yang menjadi pedoman bagi kementerian atau lembaga, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui Perpres ini, sifat upaya perlindungan konsumen menjadi lebih multisektoral, masif, sinergis, harmonis, dan terintegrasi,” kata Enggar. Mendag menilai, Perpres STRANAS-PK yang ditetapkan pada pertengahan tahun 2017 ini memperkuat komitmen Pemerintah untuk mewujudkan konsumen yang cerdas, iklim usaha yang kondusif, serta hubungan yang sehat antara pelaku usaha dan konsumen. Dalam urainnya disebutkan bahwa, arah kebijakan perlindungan konsumen Indonesia untuk tahun 2017-2019 adalah memperkuat pondasi perlindungan…

UKM Go Online Dapat Tumbuh 80% Lebih Cepat

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Memasuki era yang serba canggih seperti sekarang ini, banyak pebisnis memanfaatkan teknologi pendukung. Internet menjadi salah satu hal penting terutama dalam pemasaran. Bahkan, pemanfaatan teknologi tersebut kini telah menjadi tren yang tidak bisa dibatasi penggunaannya. Berdasarkan data analisa Google Indonesia, pengguna internet di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. “Hingga Juli tahun 2017, penggunanya tercatat 133 juta dan diperkirakan akan tembus 153 juta hingga akhir tahun. Artinya penetrasi pengguna internet ditanah air telah malampaui 51%,” ungkap Karim Sulisto, Partner Enablement Manager Google Indonesia. Baca juga: Pelaku Bisnis Ajak UMKM Manfaatkan Strategi Marketing di Era Digital Menurut Karim, dari angka 133 juta, 92 juta diantaranya merupakan pengakses internet yang menggunakan smartphone dan 69% terdata sebagai pengguna internet pertama pemakai smartphone. “Bukan hanya itu, pertumbuhan penggunanya pun mengalami kenaikan mencapai 15% setiap tahunnya,” paparnya. “Persentase tersebut tentunya akan terus meningkat melihat tren digital telah merambah ke berbagai kalangan masyarakat, termasuk para…

Berikut Ini Trik Cermat Antisipasi Kegagalan Berbisnis

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Mengembangkan suatu bisnis bukanlah perkara yang mudah. Apalagi untuk menjalankannya, Anda baru mengenal jenis usaha tersebut. Ya, untuk membangun bisnis startup, banyak hal yang dibutuhkan, bukan hanya kerja keras tapi juga diperlukan strategi yang tepat untuk dijalankan dalam waktu yang panjang sesuai impian. Baca juga: Biar Usaha Anda Lancar, Begini Cara Kelola Keuangannya Agar dapat mengembangkan bisnis secara efektif juga efisien, berikut ini beberapa uraian yang perlu Anda cermati dengan baik. Menurut Forbes, angka kegagalan dalam bisnis startup mencapai 90%. Artinya, banyak faktor-faktor kegagalan yang mungkin saja terjadi pada saat menjalankan bisnis itu. Perlu diingat bahwa, membangun sebuah bisnis diperlukan langkah khusus. Sebelum melangkah lebih jauh, Anda juga wajib mengetahui hambatan apa yang sekiranya dapat menjadi faktor kegagalan di dalam sebuah bisnis startup. Berikut ini, faktor-faktor penyebab kegagalan yang mungkin saja terjadi pada saat menjalani bisnis. Kurang Mengerti kondisi Pasar Menjalankan sebuah usaha tentu harus berdasarkan dari…

Biar Usaha Anda Lancar, Begini Cara Kelola Keuangannya

Indonetwork.co.id (Jakarta) – Untuk bisa mempertahankan usaha yang Anda, beberapa hal harus diperhatikan secara cermat. Satu hal terpenting adalah mengelola keuangan. Bagi pelaku usaha, keuangan merupakan aspek utama dalam pengembangan bisnis terutama bagi usaha kecil menengah (UKM). Demi mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan pengelolaan keuangan yang benar. Apa saja hal yang mesti diperhatikan? Berikut ini ulasannya. Pisahkan Uang Pribadi dan Bisnis Supaya bisa mengontrol transaksi yang masuk dan keluar, sebaiknya Anda tidak menggabungkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Meski usaha tersebut masih terbilang relatif kecil, tapi hal ini jangan pernah dianggap sepele. Baca juga: Ingin Berjualan Online Aman Berikut Ini Uraiannya Dengan menerapkan cara ini, pemasukan dan pengeluaran akan jadi lebih jelas terutama untuk keberlangsungan bisnis Anda. Langkah lebih tepat, sebaiknya buka rekening baru khusus untuk menyimpan segala dana yang terkait dengan UKM Anda. Di sisi lain, Anda juga harus disiplin dalam menerapkan pemisahan keuangan antara keperluan pribadi dan bisnis. Karena…